Anak Disabilitas di Gorontalo Utara Tinggal Sendirian, Dinsos Provinsi Siapkan Penempatan di Panti

Penulis: Yasir  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:56:01 WIB

GORONTALO — Milo, anak dengan kondisi disabilitas yang sulit berjalan dan berkomunikasi, dilaporkan terlantar di kediamannya di Dusun Idaman, Desa Dulukapa. Kebutuhan hariannya hanya terpenuhi dari pemberian kakek dan tetangga, sementara adiknya yang masih bersekolah juga mendapat bantuan perawatan.

Bagaimana Kondisi Milo Saat Ini?

Berdasarkan asesmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sumalata Timur, Milo tinggal seorang diri di dalam rumah. Ia tidak mampu berjalan, berkomunikasi, atau memenuhi kebutuhan konvensionalnya tanpa bantuan orang lain. Pekan kemarin, pendamping sosial mendapat informasi bahwa orang tuanya tidak lagi mendampingi.

Ayah Milo tengah menjalani operasi di rumah sakit. Ibu kandungnya telah meninggalkan rumah tanpa keterangan jelas hingga saat ini. Kondisi inilah yang memicu laporan warga ke Dinas Sosial beberapa waktu lalu.

Langkah Dinsos: Asesmen hingga Penempatan di Panti

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Sujono Said Antule, mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara melakukan asesmen awal sesuai standar operasional prosedur. “Asesmen untuk mengetahui penyebab kenapa disebut terlantar, bagaimana kondisi anak saat akan diserahkan kepada kami, menyangkut kesehatan jiwa dan fisik,” ujar Sujono di Gorontalo, Jumat.

Hasil asesmen dari TKSK langsung diteruskan ke Dinas Sosial kabupaten untuk ditindaklanjuti. Pemerintah Provinsi telah menyiapkan Panti Disabilitas yang dapat menampung Milo. Dari target 10 anak disabilitas pada tahun 2026, enam anak sudah mendapat pengasuhan di panti tersebut. “Prosedur wajib ditempuh dalam rangka penyerahan anak, sehingga Milo mendapat kesempatan yang sama,” tambah Sujono.

Bupati Turun Tangan, Bantuan Popok Sudah Disalurkan

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengonfirmasi telah mengarahkan Dinas Sosial setempat untuk menangani Milo dan adik-adiknya secepatnya. “Saya sudah mengarahkan Dinas Sosial untuk penanganan secepatnya,” kata bupati.

Sementara itu, TKSK Sumalata Timur Diran Dengo menyebut pihaknya sudah memfasilitasi asesmen dan menyalurkan popok untuk kebutuhan harian Milo. “Perhatian intensif langsung dilakukan, mengingat anak ini sulit beraktivitas sendiri,” ujar Diran.

Reporter: Yasir
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top