BONE BOLANGO — Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, bisa bernapas lega. Pemerintah kabupaten memastikan gaji ke-13 dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) akan segera cair.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 21 miliar untuk dua kewajiban tersebut. "Kami sudah siapkan anggarannya. Total Rp 21 miliar untuk gaji ke-13 dan TPP," ujar Ismet Mile.
Dari total Rp 21 miliar yang dialokasikan, sebagian besar akan digunakan untuk membayar TPP ASN yang sempat tertunda. Sisanya dialokasikan untuk gaji ke-13 yang menjadi hak seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bone Bolango.
Ismet Mile menegaskan bahwa pembayaran kedua tunjangan tersebut menjadi prioritas. "Ini bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan ASN," tambahnya.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh pembayaran rampung sebelum Hari Raya Idulfitri 2025. Hal ini dilakukan agar ASN dapat memanfaatkan tambahan penghasilan untuk kebutuhan Lebaran.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bone Bolango menyebut proses administrasi tengah dipercepat. "Kami kejar agar semua cair sebelum Lebaran," ujar seorang pejabat di lingkungan BKAD.
Gaji ke-13 merupakan tunjangan hari raya (THR) yang diwajibkan pemerintah pusat bagi ASN. Sementara TPP adalah tambahan penghasilan yang diberikan daerah berdasarkan beban kerja dan prestasi pegawai.
Keterlambatan pencairan TPP kerap terjadi di sejumlah daerah karena keterbatasan anggaran. Di Bone Bolango, Bupati Ismet Mile memastikan tahun ini tidak ada penundaan.
Dengan dicairkannya dua tunjangan ini, diharapkan daya beli ASN di Bone Bolango meningkat menjelang Lebaran. Perekonomian lokal pun ikut terdorong.