Petani Nelayan dari 38 Provinsi Siap Pelajari Teknologi Budidaya Padi hingga Ikan di PENAS XVII Gorontalo

Penulis: Yasir  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 18:54:01 WIB
Petani dan nelayan dari 38 provinsi mengikuti Pekan Nasional (PENAS) XVII di Gorontalo.

GORONTALO — Petani dan nelayan dari 38 provinsi akan berkumpul di Gorontalo dalam Pekan Nasional (PENAS) XVII yang berlangsung selama sepekan. Ajang ini tidak hanya menjadi seremoni, melainkan ruang belajar langsung bagi peserta yang ingin meningkatkan produktivitas usaha taninya.

Laboratorium Lapangan di Setiap Petak

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian Tedy Dirhamsyah mengatakan, setiap petak lahan yang disiapkan telah ditanami komoditas strategis. Mulai dari padi, jagung, kedelai, kacang hijau, hingga aneka hortikultura dan ikan.

"Di setiap petak, baik padi, jagung, kedelai, kacang hijau, kemudian hortikultura termasuk ikan itu ada semuanya," kata Tedy di Gorontalo, Kamis.

Peserta dapat melihat langsung bagaimana teknologi budidaya diterapkan di lapangan. Bukan sekadar mendengar teori dari ruang seminar.

Teknologi Percepat Pertumbuhan Ikan Dipamerkan

Sektor perikanan juga mendapat porsi khusus dalam gelaran ini. Tedy menjelaskan, teknologi yang ditampilkan mampu meningkatkan kecepatan pertumbuhan ikan dalam luasan tertentu. Hasil panen pun diproyeksikan lebih tinggi dibanding metode konvensional.

"Champion-champion petani dari seluruh Indonesia untuk bisa melihat, bukan hanya padi tapi juga kedelai, kacang hijau," ujarnya.

Belajar Langsung dari Petani Berprestasi

PENAS XVII juga menghadirkan petani berprestasi atau champion dari berbagai daerah. Mereka yang telah berhasil menerapkan inovasi pertanian di lahan sendiri akan menjadi contoh nyata bagi peserta.

Tedy mengajak seluruh peserta memanfaatkan waktu satu minggu untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada para ahli di lapangan.

"Teman-teman manfaatkan dalam waktu satu minggu untuk bisa belajar dan bertanya kepada para ahlinya yang ada secara teknis di lapangan," katanya.

PENAS XVII Petani Nelayan akan menjadi ajang tahunan yang mempertemukan pelaku utama sektor pangan dari hulu ke hilir. Bagi petani Gorontalo dan sekitarnya, ini adalah kesempatan menyerap teknologi tanpa harus bepergian jauh ke pusat penelitian.

Reporter: Yasir
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top