GORONTALO — Rombongan Kapolri mendarat sekitar siang hari dan langsung mendapat sambutan jajar kehormatan. Kapolda Gorontalo beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tingkat I telah menanti di apron bandara. Suasana penyambutan berlangsung hangat dengan sentuhan budaya lokal, menandai penerimaan resmi terhadap tamu negara.
Kehadiran Jenderal Listyo Sigit bukan sekadar seremoni. Ia turun langsung memastikan kesiapan personel dan peralatan pengamanan di lokasi-lokasi strategis PENAS XVII. Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang mempertemukan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.
Polda Gorontalo sebelumnya telah menyiagakan ribuan personel gabungan. Pengamanan dipusatkan di arena pameran, lokasi pertemuan utama, serta jalur yang akan dilalui Presiden. Kapolri ingin memastikan tidak ada celah keamanan selama rangkaian acara berlangsung.
Kabid Humas Polda Gorontalo menyatakan kunjungan kerja ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah. Ia menekankan bahwa pengamanan tidak bisa berjalan sendiri tanpa koordinasi dengan pemda dan TNI.
“Kunjungan kerja Bapak Kapolri selain untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, juga wujud sinergitas lintas sektoral. Bersama Forkopimda, Polri siap mengawal penuh rangkaian kunjungan Presiden RI hingga agenda Puncak PENAS di Gorontalo berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” jelas Kabid Humas Polda Gorontalo dalam keterangan resmi.
Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan ajang tahunan yang menjadi barometer sektor pertanian dan perikanan nasional. Tahun ini, Gorontalo dipercaya menjadi tuan rumah, sebuah pengakuan atas potensi daerah sebagai lumbung pangan di kawasan timur Indonesia.
Kehadiran Kapolri bersama Presiden diyakini memberikan dampak positif bagi citra keamanan daerah. Bagi masyarakat Gorontalo, momen ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan tata kelola penyelenggaraan event berskala besar.
Agenda puncak PENAS XVII dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Presiden dijadwalkan membuka secara resmi gelaran pameran dan dialog dengan petani nelayan. Kapolri akan terus mendampingi kepala negara hingga seluruh rangkaian acara rampung.
Pihak kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju lokasi utama. Masyarakat diminta mengantisipasi pengalihan arus kendaraan selama kunjungan berlangsung.