Desainer Asal Padang Fajar Novario Buktikan Talenta Daerah Mampu Bersaing, Raih Suara Terbanyak Logo HUT Ke-81 RI

Penulis: Fajar  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 19:52:01 WIB
Desainer asal Padang, Fajar Novario, meraih suara terbanyak dalam pemilihan logo HUT Ke-81 RI dengan 44,73 persen suara publik.

PADANG — Fajar Novario, desainer grafis yang juga co-founder Auman Design Bureau, menorehkan prestasi membanggakan bagi ekosistem desain di luar Pulau Jawa. Desain logonya untuk HUT Ke-81 RI berhasil menyisihkan empat finalis lain dari berbagai kota seperti Surakarta, Denpasar, Malang, dan Batam.

Kemenangan yang Mengubah Narasi Dominasi Jawa

Fajar mengakui bahwa pencapaian ini terasa istimewa. Pasalnya, selama ini pemenang atau finalis kompetisi desain tingkat nasional lebih banyak berasal dari Jakarta dan Bandung.

"Dan kita salah satunya itu di luar Jawa. Selama ini tahun ke tahun memang Jakarta dan Bandung, yang dari luar Jawa mungkin jarang," ujar Fajar saat dihubungi ANTARA, Rabu (15/7).

Konsep "Kolektif, Sinergi, Bertumbuh" Raih 44,73 Persen Suara

Desain karya Fajar mengusung tema "Kolektif, Sinergi, Bertumbuh". Proses seleksinya ketat, mulai dari kurasi portofolio, wawancara, pendampingan intensif selama empat minggu, hingga pemungutan suara publik. Dalam lima hari periode pemilihan, logonya memperoleh 30.674 suara dari total 68.569 suara yang masuk.

Ia mengalahkan empat finalis lain: David Wirawan P asal Surakarta dengan konsep "8 Harapan, 1 Tujuan", Kanda Putra dari Denpasar dengan "Kemanusiaan yang Terhubung", Rizkiawan dari Malang dengan "Berdaya, Setara, Sinergi Bersama", serta Tiffany Djohan asal Batam dengan "Demokrasi dan Kemandirian".

Desainer Daerah Jangan Minder, Pemerintah Harus Aktif Menjaring Talenta

Fajar berharap keberhasilannya bisa menjadi momentum bagi desainer daerah untuk lebih percaya diri. Ia menekankan bahwa proses yang dijalankan dengan legitimasi dan kredibilitas baik akan diakui.

"Pede aja sih, yang penting apa yang kita kasih, kita berkontribusi ke ekosistem desain ini," kata lulusan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Negeri Padang itu.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif membangun basis data dan memperkuat kolaborasi dengan desainer lokal. Menurutnya, banyak desainer bertalenta di berbagai wilayah Indonesia yang belum mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuannya.

"Jangan sampai kalau misalnya pemerintah A, daerah A ingin bikin logo, harus merekrut yang di Jakarta atau di Bandung. Padahal di daerahnya sendiri kita punya loh," ujar Fajar.

Visi Pemerataan Ekosistem Desain Nasional

Kemenangan ini dinilai selaras dengan visi Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) yang ingin memeratakan iklim dan ekosistem desain grafis di seluruh tanah air. Fajar menilai, desainer-desainer yang tersebar di Indonesia kini memiliki kesempatan yang sama besar untuk berkontribusi dalam proyek nasional.

"Desainer-desainer yang ada tersebar di Indonesia ini, punya kesempatan itu, bahkan daerah ya, punya kesempatan yang besar untuk ikut serta atau berkontribusi di negara kita ini," tutupnya.

Reporter: Fajar
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top