GORONTALO — Xiaomi memperluas jajaran tablet entry-level di Indonesia lewat Redmi Pad 2. Perangkat ini resmi dipasarkan sejak 4 Juli 2025, menyasar pengguna yang mencari tablet harga dua jutaan dengan layar lega dan daya tahan baterai panjang. Dua varian utama tersedia: Redmi Pad 2 Wi-Fi dan Redmi Pad 2 9.7 4G.
Redmi Pad 2 mampu menjalankan Mobile Legends: Bang Bang dan Call of Duty Mobile di pengaturan grafis menengah hingga tinggi. Frame rate stabil di kisaran 60 FPS, membuat game kompetitif kasual terasa responsif.
Saat diuji dengan Genshin Impact atau Zenless Zone Zero, performa turun signifikan. Pengguna disarankan menurunkan pengaturan grafis ke low dan membatasi frame rate ke 30 FPS. Manajemen termal menunjukkan gejala throttling pada sesi bermain panjang, mengurangi responsivitas.
Varian dengan RAM 4GB kurang ideal untuk game berat karena keterbatasan menampung data tekstur. Jika gaming jadi prioritas, pilih varian RAM 6GB atau 8GB.
Layar 2K dengan refresh rate 90Hz atau 120Hz memberikan pengalaman scrolling dan visual game lebih mulus. Baterai 9.000 mAh diklaim bertahan hingga 17 jam pemutaran video atau 234 jam mendengarkan musik.
Sektor audio menjadi nilai jual lain. Empat speaker dengan Dolby Atmos menghasilkan suara menggelegar untuk menonton film atau bermain game tanpa headset.
Redmi Pad 2 Wi-Fi dijual mulai Rp1.999.000 untuk varian 4GB/64GB, dan Rp2.769.000 untuk 4GB/128GB. Redmi Pad 2 9.7 4G dibanderol Rp2.899.000 (4GB/64GB) hingga Rp3.099.000 (4GB/128GB).
Xiaomi menawarkan paket bundling dengan Redmi Smart Pen seharga Rp2.698.000. Pilihan warna meliputi Graphite Gray, Mint Green, dan Lavender Purple. Garansi resmi mencakup 15 bulan untuk perangkat keras dan 6 bulan untuk baterai serta aksesori.
Redmi Pad 2 adalah pilihan menarik untuk konsumsi konten, browsing, dan game kasual di harga Rp1,9–3,1 juta. Pengguna yang ingin main Genshin Impact atau judul berat lain harus siap kompromi grafis. Varian 4G dengan refresh rate 120Hz bisa jadi opsi lebih baik untuk pengalaman visual lebih halus, asalkan budget naik ke kisaran Rp3 juta.