GORONTALO — PT VinFast Indonesia resmi meluncurkan tiga model skutik listrik—Evo, Feliz II, dan Viper—bersamaan dengan pembukaan 20 jaringan dealer di berbagai kota. Ketiganya mengandalkan dua baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) yang diklaim mampu menempuh jarak 145–150 kilometer dalam kondisi penuh, tergantung model.
Untuk memberi gambaran konkret, VinFast menyajikan simulasi penggunaan harian. Seorang pekerja yang tinggal di Bekasi, Depok, atau Tangerang dan bekerja di pusat bisnis Jakarta rata-rata menempuh 50 kilometer per hari.
Dalam sebulan (30 hari), total jarak tempuh mencapai 1.500 kilometer. Dengan asumsi satu set baterai bertahan 150 kilometer, pengguna perlu melakukan battery swapping sekitar 10 kali per bulan—atau setara dua hingga tiga kali setiap pekan.
VinFast tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga membangun ekosistem pendukung melalui jaringan V-GREEN. Selain stasiun tukar baterai, tersedia solusi pengisian daya di rumah dan infrastruktur energi terintegrasi.
Sebagai strategi awal, VinFast memberikan layanan battery swapping gratis selama satu tahun di jaringan V-GREEN. Setiap kendaraan mendapat kuota maksimal 20 kali penukaran per bulan.
"Strategi VinFast tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik berkualitas tinggi. Visi kami adalah membangun ekosistem yang lengkap sehingga kepemilikan dan penggunaan kendaraan listrik menjadi lebih mudah dan nyaman dari sebelumnya," ujar Managing Director VinFast E-scooter Overseas Market, Vo Thi Cam Tu, dalam keterangan resmi Minggu (19/7/2026).
Ketiga motor listrik ini menyasar segmen yang berbeda. Evo dan Feliz II dirancang untuk mobilitas harian dengan desain praktis, sementara Viper mengusung tampilan lebih sporty. Semua menggunakan baterai LFP yang dikenal lebih tahan lama dan stabil secara termal dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.
Dengan jarak tempuh 145–150 kilometer, angka ini masih di bawah rata-rata motor listrik kompetitor di kelas yang sama. Namun, sistem tukar baterai menjadi pembeda utama—menghilangkan waktu tunggu pengisian daya yang bisa memakan 3–4 jam.
Meski belum diumumkan tarif resmi per sesi tukar baterai setelah masa promosi berakhir, simulasi ini setidaknya memberi gambaran kebutuhan logistik pengguna. Dengan frekuensi 10 kali sebulan, komuter aktif harus memastikan rute harian mereka dilewati oleh jaringan V-GREEN.
VinFast belum merinci harga jual ketiga model untuk pasar Indonesia. Namun, kehadiran 20 dealer di kota-kota besar menandakan keseriusan pabrikan asal Vietnam ini dalam membangun pangsa pasar motor listrik Tanah Air yang mulai ramai pemain baru.