Bahlil Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Stok Nasional Aman 18-21 Hari

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 22 September 2026 | 13:36:31 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM nonsubsidi belum naik.

GORONTALO — Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM nonsubsidi belum mengalami kenaikan meski beredar kabar penyesuaian harga di media sosial. Bahlil menjelaskan harga BBM nonsubsidi memang mengikuti harga pasar global, sehingga kenaikan atau koreksi bergantung pada pergerakan ICP. Pemerintah juga memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun.

Kepastian itu disampaikan Bahlil saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Selasa (22/9/2026). Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi harga BBM yang beredar tanpa verifikasi.

"Coba cek dulu. Kalau harga minyak nonsubsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dia akan melakukan koreksi," ujar Bahlil.

Mekanisme Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti ICP

Harga BBM nonsubsidi tidak ditetapkan sepihak oleh pemerintah atau Pertamina. Bahlil menjelaskan ada mekanisme pasar yang membuat harga jual menyesuaikan pergerakan Indonesian Crude Price (ICP).

Jika harga minyak mentah Indonesia naik, harga BBM nonsubsidi otomatis ikut naik. Sebaliknya, ketika ICP turun, harga juga akan dikoreksi. Untuk saat ini, Bahlil menegaskan belum ada perubahan harga BBM nonsubsidi.

Stok BBM Nasional di Batas Aman 18-21 Hari

Selain soal harga, Bahlil memastikan stok bahan bakar minyak nasional dalam kondisi aman. Stok saat ini berada di standar minimal 18 hingga 21 hari.

Angka itu menjadi acuan pemerintah dalam menjaga pasokan di seluruh wilayah. Bahlil menyebut tidak ada kekhawatiran soal ketersediaan BBM dalam waktu dekat.

Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir Tahun

Pemerintah memutuskan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun. Bahlil menyatakan keputusan itu merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Yang kedua, harga minyak subsidi sampai dengan akhir tahun tidak akan ada kenaikan. Udah itu deal, itu perintah Pak Presiden Prabowo," tegas Bahlil.

Pertamina Bantah Isu Penyesuaian Harga Pertamax

Sebelum pernyataan Bahlil, PT Pertamina Patra Niaga lebih dulu membantah kabar penyesuaian harga BBM nonsubsidi. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memastikan tidak ada perubahan harga per 21 September 2026.

"Kami memastikan bahwa per 21 September 2026 tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).

Kitty mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi harga BBM yang belum terverifikasi. Isu kenaikan harga Pertamax dan BBM nonsubsidi lain sempat ramai di media sosial sebelum diklarifikasi kedua pihak.

Bagi konsumen, kepastian ini berarti harga di SPBU Pertamina masih mengacu pada ketetapan sebelumnya. Pemerintah dan Pertamina meminta masyarakat mengecek langsung ke kanal resmi sebelum mempercayai kabar penyesuaian harga.

Reporter: Sutomo
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top