Pemerintah Provinsi Gorontalo mengalokasikan Rp 2,7 miliar untuk meningkatkan fasilitas SMA Negeri 1 Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, satu-satunya sekolah menengah atas di kecamatan terpencil tersebut. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau langsung lokasi pembangunan dan meminta kontraktor mengatasi kendala utama berupa kekurangan air agar seluruh pekerjaan selesai sesuai target pada 2026.
GORONTALO — Pembangunan empat fasilitas baru di SMA Negeri 1 Pinogu terus dikebut. Ruang perpustakaan, laboratorium, toilet, dan rumah dinas guru menjadi fokus pekerjaan tahun ini, disertai rehabilitasi ruang kelas yang sudah ada.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyatakan pembangunan fasilitas pendidikan di Pinogu didorong agar siswa dan guru mendapat lingkungan belajar yang lebih baik.
Empat fasilitas baru yang dikerjakan sepanjang 2026 meliputi ruang perpustakaan, laboratorium, toilet, dan rumah dinas guru. Pemerintah juga merehabilitasi ruang kelas di sekolah tersebut.
SMA Negeri 1 Pinogu menjadi satu-satunya sekolah menengah atas di Kecamatan Pinogu. Statusnya sebagai satu-satunya SMA di wilayah itu membuat peningkatan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak bagi warga setempat.
Gusnar mengungkapkan kontraktor pelaksana melaporkan hambatan terbesar dalam proses pembangunan adalah kekurangan air. Ia meminta kontraktor memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan air agar pekerjaan tidak mengalami keterlambatan.
"Mudah-mudahan pembangunan bisa diselesaikan pada tahun ini. Tadi kontraktor pelaksana melaporkan hambatan yang paling besar adalah kekurangan air," kata Gusnar saat meninjau sekolah tersebut di Bone Bolango.
Pembangunan infrastruktur di Pinogu menghadapi tantangan berbeda dibandingkan wilayah lain. Kondisi geografis dan akses transportasi yang sulit membuat material pembangunan harus didatangkan dari wilayah perkotaan.
Sejumlah jalur menuju Pinogu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Cara pengangkutan itu menambah biaya yang harus dikeluarkan dalam proses pembangunan.
"Memang ada perbedaan harga yang cukup tajam. Material-material yang harus diangkut dari kota ke sini itu memerlukan biaya tambahan. Itu juga menjadi kendala, tapi kita tetap laksanakan," ujar Gusnar.
Kunjungan Gubernur ke SMA Negeri 1 Pinogu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat olahraga dan tas bagi para siswa. Bantuan itu diharapkan menunjang kebutuhan siswa di luar kegiatan belajar di kelas.
Peningkatan fasilitas dan bantuan perlengkapan menjadi bagian dari upaya mendukung proses pembelajaran sekaligus menunjang kebutuhan guru dan siswa di sekolah tersebut.