Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Serahkan Bantuan Pangan ke 329 KK di Pinogu, Tinjau SMA Negeri 1

Penulis: Ragil  •  Kamis, 24 September 2026 | 13:05:02 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan pangan kepada 329 kepala keluarga di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan pangan kepada 329 kepala keluarga di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, selama kunjungan kerja dua hari pada 22-23 September 2026. Kunjungan tersebut sekaligus meninjau pembangunan SMA Negeri 1 Pinogu yang mendapat alokasi anggaran Rp2,7 miliar dari Pemerintah Provinsi Gorontalo pada 2026. Rombongan menempuh perjalanan menuju wilayah terpencil itu dengan sepeda motor melalui kawasan pegunungan.

GORONTALO — Kunjungan kerja Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail ke Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, berlangsung 22-23 September 2026. Selain menyerahkan bantuan pangan, rombongan Pemerintah Provinsi Gorontalo meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan menyerap aspirasi warga serta guru di wilayah tersebut.

Bantuan pangan disalurkan kepada 329 kepala keluarga di Kecamatan Pinogu. Penyaluran menyasar warga yang tinggal di kawasan dengan akses transportasi terbatas tersebut.

Anggaran Rp2,7 Miliar untuk Pembangunan SMA Negeri 1 Pinogu

Pemerintah Provinsi Gorontalo mengalokasikan dana Rp2,7 miliar pada 2026 untuk pembangunan sejumlah fasilitas di SMA Negeri 1 Pinogu. Anggaran itu mencakup pembangunan ruang perpustakaan, laboratorium, toilet, rumah dinas guru, serta rehabilitasi ruang kelas.

Gusnar meninjau langsung pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. SMA Negeri 1 Pinogu menjadi salah satu sekolah yang melayani wilayah terpencil di Kabupaten Bone Bolango.

Perjalanan ke Pinogu Ditempuh dengan Sepeda Motor

Rombongan gubernur menuju Pinogu menggunakan sepeda motor melalui kawasan pegunungan. Akses jalan menuju wilayah tersebut memiliki sejumlah tantangan yang membuat perjalanan tidak bisa ditempuh dengan kendaraan biasa.

Staf Administrasi Pemerintah Provinsi Gorontalo Suharto Luawo mengaku terkejut saat mengetahui Gubernur memilih sepeda motor untuk perjalanan tersebut.

"Awalnya saya kaget mendengar informasi itu, tapi alhamdulillah Pak Gub dan rombongan tiba dengan selamat kembali ke Kota Gorontalo," ujarnya.

Ruslin Maaruf mengaku sempat menanyakan berkali-kali kepastian rencana kunjungan Gubernur karena mengetahui kondisi perjalanan menuju Pinogu.

"Saya sampai tiga kali bertanya soal informasi Pak Gub akan berkunjung ke Pinogu, karena perjalanan menuju Pinogu sangat berbahaya, karena niat baik saya hanya berdoa semoga perjalanan Pak Gub dan rombongan mendapat berkah dan bermanfaat untuk masyarakat Pinogu," katanya.

Guru SMA Negeri 1 Pinogu Sampaikan Kebutuhan Tunjangan Transportasi

Selama berada di Pinogu, Gusnar menerima aspirasi para guru SMA Negeri 1 Pinogu. Tenaga pendidik di sekolah tersebut menyampaikan kebutuhan tunjangan transportasi bagi pengajar yang bertugas di wilayah terpencil.

Guru juga menyampaikan kebutuhan air bersih serta fasilitas komputer dan internet untuk menunjang proses pembelajaran. Para siswa SMA Negeri 1 Pinogu masih harus menuju Kecamatan Kabila untuk mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Warga Kota Gorontalo Fuad Baladraf menilai kunjungan langsung Gubernur ke Pinogu memberi gambaran mengenai kondisi masyarakat dan persoalan yang dihadapi wilayah tersebut.

"Selama ini orang-orang menyampaikan aspirasi soal kondisi Pinogu mulai dari akses jalan, kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sana. Kehadiran Gubernur tepat dengan hadir di tengah masyarakat Pinogu," ujarnya.

Fuad menyebut kunjungan langsung itu dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat Pinogu.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo melihat langsung kondisi masyarakat dan fasilitas pelayanan publik di Pinogu yang memiliki keterbatasan akses.

Reporter: Ragil
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top