Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Tebu Boalemo, Polisi Libatkan Tim DVI Polda Gorontalo

Penulis: Yasir  •  Jumat, 25 September 2026 | 08:32:00 WIB
Kerangka manusia ditemukan di perkebunan tebu Boalemo, Gorontalo.

BOALEMO — Temuan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WITA saat sejumlah pekerja tengah menebang tebu di kawasan perkebunan. Salah seorang saksi melihat bagian kerangka manusia yang sudah tidak utuh, dengan beberapa bagian lain berserakan di sekitar lokasi.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian. Identitas kerangka belum diketahui, begitu pula penyebab kematiannya.

Tim Gabungan Polsek Paguyaman dan Polsek Wonosari Lakukan Olah TKP

Tim gabungan dari Polsek Paguyaman dan Polsek Wonosari lebih dulu melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara. Tim Identifikasi dan DVI Polda Gorontalo menyusul untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan lanjutan.

Petugas masih menyisir sekitar lokasi guna memastikan kemungkinan masih ada bagian tubuh lain yang tertinggal di kawasan perkebunan.

Polisi Belum Kaitkan Temuan dengan Kasus Perempuan Hilang Elsanty Ibrahim

Kepolisian belum berspekulasi mengenai kemungkinan keterkaitan temuan tersebut dengan kasus perempuan hilang Elsanty Ibrahim alias Eca yang hingga kini belum ditemukan. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan forensik sebelum menarik kesimpulan.

Hasil pemeriksaan itu nantinya menjadi dasar bagi penyidik menentukan langkah penyelidikan berikutnya. Termasuk menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang memiliki keterkaitan dengan kerangka tersebut.

Identitas Kerangka Jadi Kunci Penyelidikan

Belum ada kepastian berapa lama kerangka berada di lokasi sebelum ditemukan. Pemeriksaan forensik diharapkan bisa mengungkap identitas, perkiraan waktu kematian, dan penyebabnya.

Polisi mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor. Data orang hilang akan dicocokkan dengan hasil identifikasi tim DVI Polda Gorontalo.

Reporter: Yasir
Sumber: dulohupa.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top