GORONTALO — Zee 5 Global resmi merilis trailer Sumo Didi menjelang peluncuran streaming film biopik olahraga India tersebut. Film garapan sutradara Jayant Rohatgi ini mengangkat kisah nyata Hetal Dave, pegulat sumo profesional wanita pertama India, dan akan tayang perdana eksklusif di Zee 5 Global pada 23 Oktober. Shriyam Bhagnani didapuk memerankan Hetal Dave, didampingi Chaitnya Sharma dan sejumlah nama pendukung.
Sumo Didi diproduksi oleh Jio Studios, Fresh Lime Films, dan MA+TH Entertainment Networks. Film berbahasa Hindi ini sebenarnya sudah tayang di bioskop India pada 2023, tetapi belum mendapat distribusi luas. Penayangan perdananya di platform streaming menjadi jalan baru bagi film ini menjangkau penonton yang lebih besar.
Sumo Didi mengisahkan seorang perempuan bernama Hetal yang menemukan panggilan hidupnya di dunia sumo wrestling, cabang olahraga yang jarang dikaitkan dengan atlet wanita. Perjalanan Hetal menantang pandangan masyarakat soal perempuan, tubuh, dan kemampuan mereka.
Cerita ini berlatar dari gang-gang sempit Kolkata hingga pedesaan Jepang yang tenang. Film digarap dengan pendekatan intim sekaligus sinematik, menyoroti perjuangan seorang perempuan dari keluarga konservatif Marwari yang menolak tunduk pada tekanan sosial.
Selain Shriyam Bhagnani sebagai Hetal Dave, film ini dibintangi Chaitnya Sharma, Anubha Fatehpuriya, Nitesh Pandey, Raghav Dhir, dan Meenal Kapoor. Proses syuting berlangsung di tiga lokasi: Jepang, Kolkata, dan Mumbai.
Sepanjang 2024, Sumo Didi berkeliling festival film internasional. Film ini diputar di Tokyo International Film Festival dan Palm Springs International Film Festival, dua ajang bergengsi yang memberi panggung bagi produksi independen dari Asia.
Meski sudah tampil di festival-festival tersebut, Sumo Didi belum dirilis secara luas. Pihak Deadline telah menghubungi tim pembuat film untuk mengetahui penyebab keterlambatan distribusi, namun belum ada keterangan resmi yang diterima.
Jayant Rohatgi menyebut Sumo Didi sebagai kisah underdog yang menginspirasi tentang ketangguhan dan kebangkitan dari keterpurukan. Baginya, daya tarik utama cerita Hetal terletak pada keberaniannya melawan patriarki, tekanan sosial, bias gender, dan politik tubuh.
"Shriyam telah memberikan segalanya, secara fisik dan emosional, untuk menghidupkan kisah Hetal. Pada intinya, film kami bukan sekadar tentang Hetal yang menjadi pegulat sumo handal; ini tentang dia merebut kembali ruangnya, tubuhnya, dan kekuatannya," ujar Rohatgi.
Hetal Dave sendiri mengaku pernah berada di titik ketika orang lain meragukan pilihannya. Baginya, perjalanan di dunia sumo mengajarkan kepercayaan pada diri sendiri dan keberanian untuk terus melangkah.
"Yang membuat Sumo Didi istimewa adalah film ini melampaui olahraga dan mengeksplorasi apa artinya mempertahankan pilihan ketika dunia mengharapkan kita menjadi orang lain. Saya berharap kisah ini mendorong orang untuk menerima siapa diri mereka dan mengejar apa yang penting bagi mereka," kata Hetal.
Peluncuran Sumo Didi di Zee 5 Global menambah deretan film olahraga Asia yang mencari penonton baru lewat platform streaming, setelah sebelumnya tayang terbatas di bioskop dan festival internasional.