Bupati Boalemo Rum Pagau Soroti Pinjaman Berbunga 20 Persen per Bulan, Minta Perbankan Perluas Edukasi

Penulis: Ragil  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:02:01 WIB
Bupati Boalemo Rum Pagau memimpin Rapat Koordinasi TPAKD Kabupaten Boalemo Tahun 2026 di Caban Resort, Rabu (14/10/2026).

BOALEMO — Pemerintah Kabupaten Boalemo menilai perluasan akses keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman warga soal prosedur, persyaratan, dan manfaat layanan keuangan formal. Bupati Boalemo Rum Pagau menyebut kondisi itu membuat sebagian masyarakat terjebak pada pinjaman berbunga tinggi.

Rum menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Boalemo Tahun 2026 di Caban Resort, Rabu (14/10/2026). Menurutnya, keberhasilan TPAKD tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana.

Ada indikator lain yang dinilainya lebih penting, yakni bertambahnya masyarakat yang memperoleh pembiayaan, meningkatnya kapasitas usaha, dan berkembangnya kegiatan ekonomi produktif.

Bunga 20 Persen per Bulan Jadi Perhatian

Rum mencontohkan, terdapat pelaku usaha di Boalemo yang menggunakan jasa pinjaman dengan bunga hingga 20 persen per bulan. Beban pembayaran sebesar itu dinilainya memberatkan dan perlu menjadi perhatian bersama.

Menurut Rum, warga kerap memilih pinjaman berbunga tinggi karena menginginkan proses pencairan yang cepat. Padahal, kata dia, ada layanan keuangan formal yang bisa diakses dengan biaya lebih ringan.

"Ini tugas kita untuk meyakinkan masyarakat. Jangan sampai mereka ingin cepat mendapatkan uang, tetapi justru memilih jalan yang salah," tegasnya.

Perbankan Diminta Jemput Bola ke Pelaku Usaha

Rum mengakui layanan perbankan di Boalemo telah menunjukkan kemajuan dibandingkan masa sebelumnya. Namun, keberadaan lembaga keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman masyarakat mengenai cara mengaksesnya.

Ia meminta perbankan lebih aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha yang membutuhkan modal untuk mengembangkan kegiatan ekonominya. Akses pembiayaan, menurutnya, harus disertai informasi yang jelas agar warga dapat memilih produk keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar.

Rum juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga jasa keuangan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum terlayani secara optimal.

Apa Langkah Selanjutnya?

Melalui koordinasi TPAKD, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap akses keuangan semakin luas dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut diarahkan agar warga membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak, menghindari pinjaman berbunga tinggi, serta memanfaatkan layanan keuangan formal untuk mengembangkan usaha.

Reporter: Ragil
Sumber: otanaha.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top