5 Fakta Monumen Selamat Datang yang Jarang Diketahui

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:06:01 WIB
Monumen Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta Pusat, menjadi ikon kota yang dibangun untuk menyambut Asian Games 1962.

GORONTALO — Monumen Selamat Datang di Bundaran HI jadi ikon Jakarta yang sering difoto wisatawan, tapi tak banyak yang tahu alasan di balik desainnya. Tugu setinggi sekitar 30 meter ini ternyata menyimpan cerita dari ajang olahraga terbesar Asia pada 1962. Berikut fakta yang perlu kamu tahu sebelum berfoto di depannya.

Bagi warga Jakarta maupun pendatang, patung sepasang pemuda-pemudi di tengah Bundaran HI sudah jadi pemandangan sehari-hari. Namun detail di baliknya jarang dibahas. Mulai dari arah hadap sampai jumlah air mancurnya, semua punya makna.

1. Dibangun untuk Menyambut Asian Games 1962

Monumen Selamat Datang dibangun dalam rangka persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games ke IV di Jakarta pada 1962. Tujuan pembangunannya untuk menyambut para peserta pesta olahraga yang baru tiba di Jakarta. Mengutip informasi Kementerian Kebudayaan RI, monumen ini jadi bagian dari persiapan besar kota saat itu.

2. Patung Menghadap Utara sebagai Simbol Penyambutan

Kedua sosok patung di tengah Bundaran HI menghadap ke arah utara. Posisi itu dipilih karena pada 1962 para peserta Asian Games tiba di Jakarta melalui Bandara Kemayoran. Sebelum masuk area penginapan di Hotel Indonesia, mereka melintasi kawasan tersebut dari arah utara dan disambut langsung oleh monumen ini.

3. Dibangun di Bundaran HI karena Jadi Pusat Penginapan Peserta

Penempatan tugu di tengah Bundaran HI bukan tanpa pertimbangan. Hotel Indonesia pada waktu itu dijadikan pusat penginapan para peserta Asian Games 1962. Jadi, sebelum memasuki penginapan, para atlet lebih dulu melewati Monumen Selamat Datang yang berdiri di depan hotel.

4. Simbol Keramahan Bangsa Indonesia

Gagasan monumen ini datang dari Presiden Sukarno, lalu digarap menjadi pradesain oleh seniman Henk Ngantung yang saat itu menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Gagasan Sukarno adalah menjadikan monumen ini simbol keramahan bangsa Indonesia dalam menyambut olahragawan dari dunia internasional. Sosok patung pemudi yang membawa bunga menggambarkan keramahan menyambut tamu.

5. Dikelilingi Air Mancur Simbol Pancasila

Monumen Selamat Datang tidak berdiri sendirian. Di sekelilingnya ada air mancur dengan lima formasi yang disebut sebagai simbol ideologi bangsa Indonesia, Pancasila. Traveler yang ingin melihat langsung bisa datang ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

Lima fakta di atas menunjukkan Monumen Selamat Datang bukan sekadar patung penghias kota, melainkan bagian dari sejarah Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 1962. Lain kali melintas di Bundaran HI, sempatkan berhenti dan perhatikan detailnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top