GORONTALO — Musim kemarau yang melanda Gorontalo dalam beberapa pekan terakhir mempercepat penyusutan air di Danau Limboto. Berdasarkan pantauan pada Minggu sore, debit air di sejumlah titik, khususnya Pintu Air 5 dan Pintu Air 7, menunjukkan kondisi memprihatinkan. Air di lokasi tersebut menyusut drastis, bahkan mengering hingga puluhan meter dari tepi jalan di pesisir danau.
Kondisi ini langsung dirasakan oleh warga sekitar. Une, seorang warga Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, mengaku kesulitan saat hendak memancing di danau tersebut.
"Ini Danau Limboto sekarang so mulai dangkal airnya," ujar Une kepada awak media.
Kedalaman Air dan Hasil Tangkapan Menurun
Une menuturkan, kedalaman air di tengah danau saat ini semakin mengkhawatirkan. Ia mengukur sendiri saat terakhir kali turun ke danau. "(Kedalaman air di tengah itu?) Kurang tau juga, cuman saya ada turun itu terakhir kalinya, itu tiga jingkal (jengkal) ditambah tinggi badan saya," jelasnya.
Selain volume air yang menipis, dampak kemarau juga terasa pada sektor perikanan. Une mengungkapkan bahwa hasil tangkapan ikan di Danau Limboto mulai sulit didapatkan. "Ada jaga dapat ikannya, tapi sudah mulai agak susah," ucapnya.
Dia menambahkan, ikan lokal seperti Payangka dan Manggabai yang biasa menjadi incaran pemancing kini hampir tidak ada. "Kalau ikan lokal disini itu Payangka-Manggabai, (biasa dapat saat mancing?) ohh kalau sekarang so tidak ada itu, paling kurang ikan Manggabai," lanjutnya.
Cuaca Berangin dan Dermaga Mulai Sepi
Une juga menyebut, cuaca berangin yang menyertai musim kemarau semakin menambah kesulitan bagi para pemancing. Kondisi ini membuat aktivitas memancing di danau tidak senyaman biasanya.
Menurut Une, kemarau yang terjadi saat ini menjadi faktor utama percepatan penyusutan debit air Danau Limboto. "Musim kemarau itu sebelum piala dunia mulai, dan mulai turun (atau menyusut) debit air disini. Iya, kemarau ini berdampak ke debit air," kata Une.
Dampak lain yang terlihat adalah aktivitas di sekitar dermaga pasar. Une menunjuk kondisi dermaga yang mulai kosong. "(kondisi debit air bagaimana sekarang?) Sudah turun sekali ini. Itu sana saja dermaga dimuka pasar sana perahu sudah di tengah (arah tengah danau)," tutupnya.