Pencarian

30 Dokter Puskesmas Se-Gorontalo Dilatih ANC dan USG Dasar, Target Cakupan 100 Persen Terlatih

Selasa, 08 September 2026 • 11:15:02 WIB
30 Dokter Puskesmas Se-Gorontalo Dilatih ANC dan USG Dasar, Target Cakupan 100 Persen Terlatih
Sebanyak 30 dokter puskesmas se-Provinsi Gorontalo mengikuti pelatihan Antenatal Care dan penggunaan USG dasar obstetri terbatas di Kota Gorontalo.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo melatih 30 dokter puskesmas tentang pelayanan Antenatal Care (ANC) dan penggunaan USG dasar obstetri terbatas. Pelatihan yang berlangsung enam hari di Kota Gorontalo ini digelar untuk memperkuat deteksi dini risiko kehamilan di layanan primer.

GORONTALO — Sebanyak 30 dokter umum dari puskesmas di seluruh Provinsi Gorontalo mengikuti pelatihan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan penggunaan USG dasar obstetri terbatas. Kegiatan ini diselenggarakan Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo dan berlangsung selama enam hari di Kota Gorontalo.

Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Syafiin S Napu, mengatakan pelatihan menggunakan metode blended learning. Metode ini memadukan teori, praktik klinis, dan on the job training (OJT).

Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Keterlambatan Rujukan

Anang menegaskan peningkatan kompetensi dokter puskesmas dalam ANC dan USG dasar merupakan bagian penting penguatan layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat primer. Kemampuan ini membantu tenaga kesehatan mengenali faktor risiko serta komplikasi kehamilan lebih dini.

"Pelatihan ini harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan di puskesmas. Kemampuan melakukan ANC yang berkualitas dan memanfaatkan USG dasar obstetri secara tepat, membantu tenaga kesehatan mengenali faktor risiko serta komplikasi kehamilan lebih dini," kata Anang.

Deteksi dini di fasilitas pelayanan kesehatan primer dinilai berperan besar mencegah keterlambatan penanganan maupun rujukan. Pemeriksaan ANC berkualitas dengan dukungan USG membantu dokter menentukan usia kehamilan, mengonfirmasi letak janin, menilai pertumbuhan janin, serta mengenali penyulit obstetri lebih awal.

Masih Ada 70 Dokter Puskesmas Belum Terlatih USG

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Gorontalo memperluas cakupan dokter puskesmas yang memiliki kompetensi penggunaan USG dasar obstetri terbatas. Berdasarkan data Dinkes P2KB, dari 150 dokter yang bertugas di seluruh puskesmas di Gorontalo, sebanyak 80 dokter telah mendapatkan pelatihan USG.

Dukungan perangkat pun telah tersedia, yakni 94 unit USG yang tersebar di puskesmas. Namun, Anang menyebut masih terdapat 70 dokter puskesmas yang belum mengikuti pelatihan serupa.

Karena itu, pelatihan secara bertahap terus diarahkan untuk mendukung target cakupan 100 persen dokter puskesmas terlatih di Provinsi Gorontalo.

Skor Evaluasi 4,87 dan Tiga Peserta Terbaik

Evaluasi penyelenggaraan menunjukkan respons positif peserta. Skor rata-rata evaluasi pembelajaran mencapai 4,87 dari lima dengan predikat Bagus Sekali. Penilaian terhadap fasilitator yang berasal dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) wilayah Gorontalo juga memperoleh rata-rata skor sama.

Sejumlah peserta mendapat penghargaan atas capaian selama pelatihan. Faizal A Abdul Razak dari Puskesmas Marisa meraih peringkat terbaik pertama. Rinaldi Nadjil dari Puskesmas Bongomeme menjadi terbaik kedua, dan Sofyan Huntoyungo dari Puskesmas Tilamuta menempati posisi ketiga.

Anang berharap para peserta benar-benar mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh di wilayah kerja masing-masing.

"Saya berharap setelah kembali ke puskesmas, para peserta tidak berhenti pada capaian pelatihan, tetapi benar-benar mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh. Kita ingin memperkuat fungsi skrining di tingkat pelayanan primer, sehingga rujukan dapat dilakukan secara tepat waktu dan pelayanan ibu dan bayi semakin berkualitas," katanya.

Pelatihan ini diharapkan memperkuat kapasitas layanan kesehatan ibu dan anak di puskesmas sekaligus mendukung upaya Gorontalo menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui deteksi serta penanganan risiko kehamilan lebih dini.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks