GORONTALO — Kiper Maarten Paes menekankan pentingnya konsentrasi penuh sepanjang 90 menit jelang laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada 25 September 2026, disusul Malaysia tiga hari kemudian, dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.
Penjaga gawang berusia 28 tahun itu menilai persaingan di fase grup tidak akan berjalan mudah meski Indonesia termasuk tim yang diperhitungkan. Menurutnya, setiap lawan punya kualitas yang wajib dihormati.
Paes juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan sebagai tantangan tersendiri. Kondisi fisik dan ketajaman fokus pemain dituntut tetap terjaga sepanjang rangkaian laga.
Dukungan Fans Jadi Faktor Penting
Kiper Timnas Indonesia itu berharap suporter memberikan dukungan penuh sejak menit pertama. Atmosfer positif dari tribun dinilainya bisa menjadi dorongan tambahan bagi skuad Garuda di lapangan.
"Kami memang akan menghadapi lawan-lawan yang kuat. Karena itu kami membutuhkan dukungan fans sejak menit pertama hingga 90," ujar Paes.
Persiapan maksimal disebut Paes sebagai kunci menjaga konsistensi penampilan. Ia meminta rekan setimnya tidak memandang remeh siapa pun yang berada di Grup A.
Singapura Jadi Ujian Pertama
Timnas Indonesia membuka perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menantang Singapura pada 25 September 2026. Tiga hari berselang, skuad asuhan John Herdman bertemu Malaysia pada 28 September.
Rangkaian fase grup ditutup dengan duel kontra Bangladesh pada 1 Oktober 2026. Tiga pertandingan ini menentukan posisi Indonesia di Grup A sekaligus peluang melaju ke fase berikutnya.
Waktu Herdman Matangkan Skuad
Semakin banyak pemain yang bergabung ke pemusatan latihan memberi Herdman ruang untuk membenahi berbagai aspek sebelum laga perdana. Selain taktik dan strategi, pelatih asal Inggris itu perlu membangun chemistry antarpemain.
Kekompakan skuad menjadi pekerjaan rumah tersendiri mengingat waktu persiapan yang tidak panjang. Herdman dituntut memastikan tim tampil solid sejak menghadapi Singapura.
Paes dan rekan-rekan setimnya kini fokus menyelesaikan tahap persiapan. Target mengamankan posisi terbaik di Grup A menjadi harga mati jika Indonesia ingin menjaga asa berlaga lebih jauh di turnamen ini.