Pencarian

Kementerian ESDM Bantah Kabar Harga Pertalite Naik Jadi Rp13.500 per Liter pada 26 September 2026

Jumat, 25 September 2026 • 23:30:32 WIB
Kementerian ESDM Bantah Kabar Harga Pertalite Naik Jadi Rp13.500 per Liter pada 26 September 2026
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia membantah kabar kenaikan harga pertalite menjadi Rp13.500 per liter.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah kabar harga pertalite akan naik menjadi Rp13.500 per liter pada 26 September 2026. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyatakan informasi kenaikan harga BBM bersubsidi yang beredar masif di media sosial itu adalah hoaks. Pemerintah menegaskan harga pertalite dan biosolar tidak naik meski harga minyak dunia bergerak naik.

JAKARTA — Kementerian ESDM memastikan tidak ada kenaikan harga pertalite pada 26 September 2026. Informasi yang menyebut harga BBM bersubsidi itu melonjak dari Rp10 ribu menjadi Rp13.500 per liter dipastikan tidak benar.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menyebut konten kenaikan harga pertalite menyebar luas di media sosial. Pihaknya meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi tersebut.

"Perlu kami luruskan, saat ini masif sekali konten media sosial yang berisikan informasi kenaikan harga pertalite. Konten atau informasi ini adalah hoaks atau berita bohong," ujar Anggia ketika dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.

Menteri ESDM Berulang Kali Tegaskan Harga Tidak Naik

Anggia mengatakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah berulang kali menyampaikan tidak akan ada kenaikan harga pertalite dan biosolar. Penegasan itu disampaikan di berbagai kesempatan, termasuk saat harga minyak dunia bergerak naik.

Pemerintah memutuskan menjaga harga BBM bersubsidi tidak naik sebagai langkah melindungi daya beli masyarakat menengah ke bawah. Keputusan itu diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Isi Kabar Hoaks yang Beredar di Media Sosial

Informasi yang beredar menyebut pemerintah akan menaikkan harga pertalite mulai 26 September 2026. Kabar itu mencantumkan sejumlah alasan, mulai dari menyesuaikan harga minyak dunia hingga mengurangi beban subsidi.

Alasan lain yang disebutkan adalah mendukung ketahanan energi serta mengarahkan penggunaan BBM yang lebih efisien. Seluruh narasi itu bertolak belakang dengan pernyataan resmi pemerintah dalam sejumlah kesempatan.

Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun 2026. Jaminan itu disampaikan di tengah ketidakpastian global akibat perang di Selat Hormuz dan perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.

Menurut Airlangga, Indonesia masih bisa meredam dampak ketidakpastian global itu melalui bantalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ajakan Cek Sumber Resmi dan Media Terverifikasi

Anggia mengajak masyarakat lebih teliti dalam menyerap informasi. Warga diminta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja membuat masyarakat emosi.

"Carilah informasi pada sumber resmi dan media yang terverifikasi," ujar Anggia.

Kementerian ESDM menegaskan posisi resmi pemerintah soal harga pertalite tetap seperti yang disampaikan Menteri Bahlil Lahadalia. Masyarakat yang menemukan informasi kenaikan harga BBM diminta memverifikasi ke kanal resmi pemerintah sebelum menyebarkannya.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks