GORONTALO — Cavan Sullivan menjalani debut bersama tim nasional Amerika Serikat pada laga persahabatan melawan Peru. Gelandang Philadelphia Union itu masuk sebagai starter saat usianya baru 16 tahun 363 hari, menjadikannya pemain keempat termuda yang pernah membela timnas putra USA.
Penampilan Sullivan di laga yang berakhir 4-1 untuk kemenangan USA itu sekaligus menjawab rasa penasaran publik sepak bola Amerika. Nama remaja kelahiran Philadelphia tersebut sudah lama dikaitkan dengan Manchester City, klub yang telah mengamankan hak penandatanganannya sejak ia berusia 14 tahun pada 2024.
Sejak kesepakatan itu terjalin, ekspektasi terhadap Sullivan tumbuh di luar kebiasaan untuk pemain muda Amerika. Manchester City melihat potensi besar pada dirinya dan bersedia menunggu hingga ia cukup umur untuk bergabung secara resmi. Philadelphia Union pun disebut mengambil pendekatan hati-hati dengan memperkenalkannya ke sepak bola senior secara bertahap.
Statistik Sullivan di MLS Musim Ini
Produktivitas Sullivan bersama Philadelphia Union menjadi alasan utama ia dipanggil ke timnas. Ia mencatatkan tujuh gol dan lima assist di MLS musim ini, dengan enam gol dan empat assist di antaranya lahir pada Agustus dan September.
Dalam enam pertandingan terakhir, Sullivan mencetak enam gol. Ia juga tujuh kali masuk dalam Team of the Matchday, termasuk tiga matchday terakhir secara beruntun. Catatan itu menempatkannya sejajar dengan bintang-bintang MLS seperti Lionel Messi, Antoine Griezmann, dan Luis Suarez dalam hal kontribusi gol sejak Piala Dunia.
Kebangkitan Philadelphia Union dan Peran Richter
Masuknya Sullivan ke tim utama Philadelphia Union berbarengan dengan perubahan besar performa klub. Di bawah pelatih interim Ryan Richter, Union tidak terkalahkan dalam 11 laga dengan sembilan kemenangan. Sebelumnya, mereka hanya menang sekali dalam 15 pertandingan di awal musim.
Sullivan beroperasi di posisi gelandang serang sisi kanan, dengan kebebasan bergerak ke tengah layaknya nomor 10 dan menusuk ke dalam menggunakan kaki kiri yang lebih kuat. Postur dan kekuatannya dinilai mumpuni untuk bersaing di liga yang bertempo fisik seperti MLS.
Peringatan agar Tak Terburu-buru
Jonathan Tannenwald, koresponden sepak bola utama Philadelphia Inquirer, mengingatkan bahwa tekanan publik terhadap pemain muda Amerika perlu disikapi dengan hati-hati. Ia menyebut Sullivan baru akan berusia 17 tahun bulan ini.
"Sudah diketahui umum bahwa orang Amerika tertarik pada bintang olahraga, dan seperti yang ditunjukkan Piala Dunia, hal itu juga berlaku untuk sepak bola," kata Tannenwald kepada BBC.
"Saya tidak akan mengatakan hari ini bahwa Cavan Sullivan akan menjadi pemain itu. Terlalu dini untuk memastikannya, dan saya sudah melihat banyak nama yang gagal bersinar," ujarnya, menyebut Freddy Adu dan Gedion Zelalem sebagai contoh.
Tannenwald menilai Sullivan punya etos kerja yang menyertai bakatnya. Ia mengutip pelatih Union, Ryan Richter, yang menyebut kualitas menonjol Sullivan terletak pada mentalitas dan cara ia menyikapi setiap pertandingan dan setiap hari.
Komplikasi di Balik Kepindahan ke Manchester City
Debut internasional Sullivan berlangsung sehari setelah Manchester City dinyatakan bersalah melanggar mayoritas dari 115 aturan finansial yang dituduhkan kepada mereka. Klub tersebut diperkirakan akan mengajukan banding.
Terlepas dari situasi itu, Sullivan masih memiliki waktu lebih dari setahun sebelum resmi bergabung dengan Manchester City. Sejumlah pihak menilai membiarkannya bertahan di kampung halaman, dekat keluarganya, termasuk sang kakak Quinn Sullivan yang juga bermain untuk Union, merupakan langkah yang bijak untuk sementara waktu.