Pencarian

Gubernur Gorontalo Temui Bappenas, Pembangunan Jalan Akses Pinogu Masuk Tahap Perencanaan

Rabu, 30 September 2026 • 06:01:31 WIB
Gubernur Gorontalo Temui Bappenas, Pembangunan Jalan Akses Pinogu Masuk Tahap Perencanaan
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menemui Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Selasa (28/9/2026).

JAKARTA — Langkah Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyeriusi pembangunan akses jalan Tulabolo–Pinogu berbuah dukungan dari pemerintah pusat. Sekembali dari kunjungan ke Pinogu pada Rabu pekan lalu, Gusnar langsung bertolak ke Jakarta menemui Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Pertemuan berlangsung Selasa (28/9/2026).

Gusnar diterima langsung oleh Rachmat Pambudy, sementara pembicaraan teknis ditindaklanjuti oleh Deputi Infrastruktur Abdul Malik Sadat Idris. Menurut Gusnar, menteri menyetujui dan mendukung pembukaan akses jalan Pinogu, dengan catatan dimulai dari tahap perencanaan.

Dokumen Perencanaan Diminta Segera Disiapkan

Hasil pertemuan dengan Bappenas memberi titik terang bagi Pemprov Gorontalo. Pemerintah pusat meminta tiga dokumen disiapkan: feasibility studies (FS), detail engineering design (DED), serta Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Ketiganya diharapkan memperkuat aspek perencanaan sebelum pembangunan jalan direalisasikan.

Gusnar mengaku langsung menugaskan Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membahas detail teknis dengan Deputi Infrastruktur. "Pada prinsipnya bapak menteri setuju dan mendukung agar akses jalan Pinogu ini dibuka dan dibangun. Kita mulai dari tahap perencanaan. Usai pertemuan dengan Pak Menteri saya menugaskan Pak Sekda dan sejumlah pimpinan OPD untuk membahas dengan Deputi Infrastruktur yang ditugaskan oleh Pak Menteri," jelas Gusnar.

Status Kawasan Konservasi Jadi Hambatan Bertahun-tahun

Kompleksitas pembangunan jalan menjadi alasan utama mengapa warga Pinogu lama hidup terisolir. Akses menuju kawasan itu harus melintasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW). Status TNBNW sebagai kawasan konservasi dan perlindungan jauh lebih tinggi daripada hutan lindung.

Kondisi itulah yang membuat pembangunan jalan berlarut-larut. Warga selama ini hanya mengandalkan akses jalan sempit untuk keluar-masuk kawasan. Kehadiran FS, DED, dan Amdal dimaksudkan agar pembangunan jalan tetap memenuhi aturan konservasi tanpa mengabaikan kebutuhan warga.

Pemprov Kejar Pembahasan Teknis dengan Deputi Infrastruktur

Pembahasan teknis antara Pemprov Gorontalo dan Deputi Infrastruktur Bappenas menjadi langkah berikutnya. Sekda bersama pimpinan OPD terkait ditugaskan menindaklanjuti hasil pertemuan gubernur-menteri tersebut.

Dukungan Bappenas menjadi modal awal bagi Pemprov Gorontalo untuk melanjutkan proses. Setelah dokumen perencanaan rampung, tahapan berikutnya adalah pembahasan pendanaan dan pelaksanaan konstruksi jalan akses Tulabolo–Pinogu.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: berita.gorontaloprov.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks