Basarnas Gorontalo Kerahkan 3 SRU Cari Speedboat yang Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang di Teluk Tomini

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:41:31 WIB

GORONTALO — Sebanyak 11 wisatawan asing dan dua ABK masih belum ditemukan setelah speedboat yang mereka tumpangi hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Jumat (24/7/2026) pagi. Kapal berangkat dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pukul 07.00 Wita menuju Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, namun tak pernah tiba di tujuan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian sejak Jumat dan memperluas area pada hari kedua.

Speedboat Berangkat dari Tojo Una-Una, Hilang Kontak di Tengah Laut

Speedboat yang mengangkut wisatawan asing tersebut dilaporkan hilang kontak setelah berlayar beberapa jam. Pihak berwenang belum merinci identitas para korban maupun kewarganegaraan mereka. Rute yang ditempuh melintasi perairan terbuka Teluk Tomini yang dikenal rawan cuaca ekstrem.

Cuaca Buruk Jadi Kendala Utama Pencarian

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, Heriyanto, mengonfirmasi bahwa tim SAR menghadapi gelombang tinggi dan angin kencang di lokasi pencarian. "Setiap pergerakan unsur SAR dilakukan dengan memperhatikan keselamatan," ujarnya, Sabtu (25/7/2026). Kondisi ini mempersempit jangkauan operasi dan memperlambat proses penyisiran.

Tiga SRU Dikerahkan, Cakupan Pencarian Hingga 300 Nautical Mile

Operasi SAR hari kedua membagi tim ke dalam tiga SRU. SRU 1 menggunakan KN KAL Limboto bergerak dari Pelabuhan Gorontalo dengan area seluas kurang lebih 200 nautical mile persegi. SRU 2 menggunakan RIB 03 Gorontalo menyisir area sekitar 50 nautical mile persegi di lintasan pelayaran. Sementara SRU 3 menggunakan speed boat milik Sanctum Una-Una Dive Resort melakukan pencarian di area 50 nautical mile persegi. Total cakupan pencarian mencapai 300 nautical mile persegi.

"Operasi SAR dilaksanakan dengan membagi tim SAR gabungan ke dalam tiga SRU untuk memperluas cakupan pencarian di sepanjang jalur pelayaran yang diduga dilalui korban," kata Heriyanto.

Unsur Gabungan dari Basarnas, Polairud, hingga Dive Resort

Operasi melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Gorontalo, Pos SAR Marisa, KN SAR Bisma Kantor SAR Palu, Polairud Marisa, Pos Lanal Marisa, KN Limboto, serta Tim Sanctum Una-Una Dive Resort. Heriyanto menambahkan, tim akan terus berupaya maksimal meski terkendala cuaca. "Harapan kami, seluruh korban dapat segera ditemukan. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar operasi SAR ini berjalan dengan aman dan memperoleh hasil yang diharapkan," ujarnya.

Reporter: Ragil
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top