GORONTALO — Panitia Asian Games 2026 menunda nomor equestrian eventing yang sedianya digelar Senin (21/9) karena Topan Dujuan mendekati pesisir Pasifik Jepang. Kompetisi itu dijadwalkan ulang ke Selasa (22/9) seiring peringatan hujan deras dan angin kencang dari Badan Meteorologi Jepang.
Penundaan itu diumumkan setelah Badan Meteorologi Jepang mempertahankan peringatan potensi hujan deras, angin kencang, hingga tanah longsor akibat pergerakan Topan Dujuan. Ajang di Aichi-Nagoya tersebut menjadi salah satu event olahraga yang terdampak langsung cuaca ekstrem di Jepang.
Topan Dujuan diperkirakan melintas di sekitar Semenanjung Boso, Prefektur Chiba, yang berada di sebelah timur Tokyo, pada Senin (21/9) malam hingga Selasa (22/9). Posisi topan saat terpantau berada sekitar 110 kilometer sebelah barat daya Pulau Hachijo, bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam.
Kompetisi equestrian eventing yang seharusnya berlangsung pada Senin diputuskan ditunda sebagai langkah pencegahan. Panitia menilai kondisi lapangan berisiko membahayakan atlet dan kuda yang bertanding.
Penjadwalan ulang ke Selasa (22/9) dilakukan sambil terus memantau perkembangan cuaca. Panitia menyatakan agenda pertandingan akan disesuaikan agar tetap bisa berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh peserta.
Sejauh ini, lokasi Asian Games Aichi-Nagoya belum menunjukkan dampak cuaca buruk yang signifikan. Kantor cuaca Jepang tetap memprediksi wilayah tersebut berpotensi terkena dampak topan pada Senin, dengan hujan deras dapat terjadi di sejumlah kawasan.
Dujuan merupakan topan ke-25 yang terbentuk di Jepang tahun ini. Dampaknya mulai terasa pada sektor transportasi, dengan sejumlah ruas jalan tol ditutup di tengah periode libur lima hari. Hujan deras diperkirakan masih terjadi hingga Selasa di wilayah Jepang bagian timur dan timur laut.
Di tengah ancaman cuaca, sejumlah cabang olahraga Asian Games 2026 tetap bergulir. Tim India meraih medali perak dari nomor beregu putra 10 meter air rifle melalui Rudrankksh Patil, Parth Mane, dan Himanshu Dhillon.
Ketiganya mengumpulkan skor 1.890,1, berada di bawah China yang meraih emas dengan 1.899,0. Medali itu menjadi medali ketiga India di Asian Games 2026, seluruhnya berasal dari cabang menembak.
Rudrankksh dan Himanshu juga melaju ke final individu 10 meter air rifle yang dijadwalkan berlangsung setelah babak kualifikasi. Sementara panitia terus memantau perkembangan cuaca untuk memastikan agenda pertandingan berikutnya dapat berjalan sesuai rencana.