GORONTALO — Surfshark merombak tampilan tab Locations di aplikasi iOS dan ekstensi browser VPN-nya, memecah daftar server jadi dua bagian agar pemilihan koneksi lebih cepat. Perubahan ini murni pembaruan antarmuka, bukan fitur keamanan baru, dan menyasar pengguna yang rutin berpindah server. Pengguna iPhone dan browser desktop yang sering terkendala daftar negara panjang bisa merasakan bedanya langsung.
Surfshark memperbarui antarmuka aplikasi iOS dan ekstensi browser-nya dengan merombak tab Locations. Tujuan utamanya sederhana: mempercepat proses pemilihan server yang sebelumnya harus menggulir satu daftar negara panjang setiap kali ingin terhubung.
Penyedia VPN ini menegaskan pembaruan tersebut merupakan perubahan desain, bukan protokol atau alat keamanan anyar. Ekstensi browser ikut kebagian penyegaran visual dengan pendekatan yang lebih agresif dibanding aplikasi iOS.
Tab Locations Kini Terbagi Dua Tampilan
Perubahan paling menonjol di aplikasi iOS adalah tab Locations yang sekarang dipecah menjadi dua bagian. Tampilan Recommended menghimpun opsi negara paling populer, server yang terakhir dipakai, serta dedicated IP jika pengguna sudah mengaturnya.
Dengan desain ini, server yang paling sering digunakan muncul lebih dulu. Pengguna tidak perlu lagi mencari berulang kali di daftar yang sama setiap kali membuka aplikasi.
Sementara itu, tampilan Advanced menjadi tempat opsi yang lebih khusus, yakni server static IP dan Multi Hop. Multi Hop adalah versi double VPN milik Surfshark yang mengarahkan trafik melalui dua server VPN sekaligus untuk lapisan perlindungan tambahan.
Adapun server static IP memberi alamat yang sama setiap kali pengguna terhubung. Ini berguna untuk layanan yang curiga ketika alamat IP terus berubah.
Ekstensi Browser Dapat Penyegaran Lebih Besar
Perombakan pada ekstensi browser tergolong lebih signifikan. Tampilan beranda kini menampilkan berapa banyak iklan dan pelacak yang diblokir Surfshark di situs yang sedang dikunjungi.
Semua alat perlindungan juga dikumpulkan dalam satu tempat: pemblokir iklan, pemblokir pop-up cookie, peringatan situs berbahaya, notifikasi kebocoran data, dan pemeriksa penipuan email.
Langkah ini masuk akal mengingat fitur Surfshark terus bertambah selama beberapa tahun terakhir, mulai dari penyaringan web berbasis kategori hingga kemampuan memblokir situs tertentu. Antarmuka pun ikut menumpuk dan terasa padat, sehingga perombakan ini difokuskan untuk memangkas kekacauan tersebut.
Cara Memakai Tampilan Baru
Buka aplikasi dan ketuk tab Locations di bagian bawah. Pengguna akan langsung masuk ke tampilan Recommended secara default dengan server yang paling sering dipakai sudah siap.
Jika ingin mengakses opsi khusus, ketuk Advanced di bagian atas untuk menjangkau Static IP dan Multi Hop. Pengguna bisa kembali ke Recommended kapan saja sesuai kebutuhan.
Bukan Fitur Keamanan Baru
Perlu digarisbawahi, pembaruan ini tidak menghadirkan protokol atau alat keamanan tambahan. Ini murni pembenahan pengalaman pengguna, sejalan dengan pola Surfshark yang rutin merawat aplikasinya agar tetap bersih dan konsisten di berbagai platform.
Bagi pengguna Surfshark di iPhone maupun browser desktop, pembaruan ini membuat proses koneksi terasa lebih ringkas. Yang paling diuntungkan adalah mereka yang sering berpindah server untuk mengakses layanan berbeda atau menjaga stabilitas koneksi harian.