Wakil Bupati Boalemo Ingatkan Calhaj: Jaga Fisik Sebelum ke Tanah Suci

Penulis: Fajar  •  Senin, 11 Mei 2026 | 14:11:01 WIB
Wakil Bupati Boalemo melepas jemaah calon haji dengan imbauan menjaga kondisi fisik sebelum berangkat.

BOALEMO — Ibadah haji bukan hanya soal spiritual, tetapi juga fisik. Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, mengingatkan hal itu saat melepas jemaah calon haji asal daerahnya di Masjid Agung Baiturrahman, Senin (11/5/2026).

“Perjalanan haji adalah perjalanan fisik. Di samping bertawakal dan berserah diri kepada Allah SWT, perjalanan haji sangat membutuhkan kesiapan fisik dari masing-masing jemaah,” kata Lahmuddin dalam sambutannya.

Cuaca Panas dan Aktivitas Padat Jadi Tantangan

Menurut Lahmuddin, cuaca di Tanah Suci yang panas serta rangkaian ibadah yang padat menjadi alasan utama perlunya kondisi bugar. Ia mengimbau jemaah menjaga pola istirahat dan kesehatan selama di Arab Saudi.

“Atur aktivitas selama di Tanah Suci agar seluruh rukun haji bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Perhatian Khusus untuk Jemaah Lanjut Usia

Lahmuddin menyoroti pentingnya pendampingan bagi jemaah lanjut usia. Ia meminta jemaah yang masih kuat secara fisik untuk saling membantu.

“Kepada Bapak dan Ibu jemaah yang masih mampu berjalan kuat, mohon menjaga keluarga kita, oma-oma dan opa-opa kita,” pesannya.

Semangat gotong royong, kata dia, menjadi kunci kelancaran ibadah, terutama bagi mereka yang berusia lanjut dan membutuhkan bantuan ekstra.

Doa untuk Keselamatan Jemaah Boalemo

Di akhir sambutannya, Lahmuddin mendoakan seluruh jemaah haji asal Boalemo diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke tanah air.

“Kita semua pergi dengan jumlah yang genap, insyaallah kembali pun tidak ada yang kurang satu apapun,” ucapnya.

Pelepasan ini menjadi pengingat bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo untuk terus memastikan kesiapan warganya menjalani ibadah puncak di Tanah Suci.

Reporter: Fajar
Sumber: kawaltuntas.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top