GORONTALO — Laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (2/6) malam itu berjalan ketat di awal. Namun, Jonatan Christie mampu mengontrol tempo permainan dan memanfaatkan pengalamannya untuk mengamankan dua gim langsung.
Jason Teh memberikan perlawanan sengit di gim pertama. Kedua pemain saling kejar angka hingga posisi 18-18. Namun, Jonatan yang bermain di hadapan pendukung sendiri mampu meningkatkan tekanan, memenangkan tiga poin beruntun untuk merebut gim pertama 21-18.
Memasuki gim kedua, permainan Jonatan Christie semakin percaya diri. Ia unggul cepat 11-7 saat interval. Selepas jeda, Jonatan terus menjaga jarak dan tak memberi kesempatan bagi Jason Teh untuk bangkit. Pukulan-pukulan silang dan dropshot akurat menjadi senjata utama peraih medali emas Asian Games 2018 itu. Gim kedua pun ditutup dengan skor 21-15.
Dengan hasil ini, Jonatan Christie melaju ke putaran kedua turnamen BWF Super 1000 tersebut. Langkah Jojo—sapaan akrabnya—masih panjang untuk bisa mengangkat trofi di hadapan publik sendiri. Ia masih harus melewati beberapa ronde berat yang kemungkinan akan dihadapi pemain-pemain unggulan lainnya.
Kemenangan ini juga menjadi modal berharga bagi Jonatan yang tengah dalam masa persiapan menuju kejuaraan-kejuaraan besar berikutnya di paruh kedua tahun 2026. Penampilannya yang solid tanpa kehilangan satu gim pun menunjukkan kondisi fisik dan mentalnya dalam performa terbaik.