Windrose Gandeng LiFe-Younger Wujudkan Trailer Pusat Data AI Mobile dengan Baterai 2 MWh

Penulis: Yasir  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 09:13:31 WIB
Windrose dan LiFe-Younger bekerja sama mengembangkan trailer pusat data AI mobile dengan baterai berkapasitas hingga 2 MWh.

GORONTALO — Wen Han, pendiri dan CEO Windrose, tak puas hanya dengan gambar buatan Google Gemini yang ia bagikan di LinkedIn beberapa bulan lalu. Kini, melalui kolaborasi dengan LiFe-Younger—spesialis solusi pengisian daya mobile—visi "AI dalam kotak" itu mulai berwujud.

Spesifikasi Trailer: 2 MWh Baterai dan Kecepatan Isi Daya 2 MW

Dalam unggahan LinkedIn terbarunya, Han mengklaim kontainer prototipe ini memiliki kapasitas penyimpanan baterai 2 MWh dan kecepatan pengisian daya hingga 2 MW. Namun, data di situs resmi LiFe-Younger sedikit lebih konservatif: kapasitas 1 MWh dengan kecepatan pengisian maksimal 500 kW.

Perbedaan angka ini menunjukkan bahwa pengumuman tersebut lebih bersifat visi ke depan ketimbang produk jadi yang siap dipasarkan. Meski begitu, langkah ini menegaskan arah Windrose yang tak hanya menjual truk, tetapi juga solusi energi terintegrasi.

Dua Kontainer, Satu Konsep: Baterai Bertemu Server AI

Konsep awal Windrose membayangkan dua kontainer pengiriman standar: satu berisi baterai raksasa, satu lagi berisi rak server dan peralatan pendingin. Keduanya ditarik oleh Windrose R700—truk semi listrik yang bisnisnya sudah merambah empat benua.

Ide ini sebenarnya bukan barang baru. Volvo Penta dan Range, misalnya, sudah memamerkan sistem BESS kontainer di pameran Bauma tahun lalu. Sistem Volvo dirancang untuk memberi daya pada alat berat dan kantor di lokasi tanpa jaringan listrik. Windrose menggabungkan konsep itu dengan pusat data mobile.

Masalah yang Belum Terjawab: Pendingin dan Sumber Listrik

Komentator Steve Peterson menyoroti dua kelemahan utama: pendinginan dan pasokan listrik. "Chip AI modern butuh pendingin cairan dan pasokan air yang memadai," tulisnya. "Baterai memang membuatnya portabel, tapi pada akhirnya harus dicolok ke sumber listrik. Dan itu masalah besar bagi pusat data saat ini."

Peterson juga mempertanyakan manfaat portabilitas. "Saya tidak yakin portabilitas benar-benar menguntungkan, dan kemungkinan tidak cukup untuk mengimbangi masalahnya," tambahnya. Ia menantang Windrose untuk merilis data teknis dan penjelasan konkret, bukan sekadar gambar render.

Gambar Render AI: Cepat tapi Kurang Akurat

Menariknya, Wen Han menggunakan gambar buatan Google Gemini untuk mengilustrasikan konsep ini—diakui sendiri olehnya. Gambar tersebut menampilkan Windrose R700 dalam konfigurasi 4×2, padahal versi asli truk yang pernah terlihat adalah 6×2. Satu gambar lain menunjukkan trailer BESS yang ditarik melintasi jalan tol dengan garis marka yang tidak rapi.

"Karya seninya masih kurang," tulis redaktur Electrek dalam liputan aslinya. "Tapi idenya tidak terlalu jauh dari sistem BESS kontainer Volvo."

Apa Langkah Selanjutnya?

Windrose dan LiFe-Younger belum mengumumkan jadwal produksi atau harga. Yang jelas, konsep ini menambah daftar panjang upaya industri untuk mengemas daya komputasi dan energi dalam format mobile. Apakah ini solusi masa depan atau sekadar gimmick? Jawabannya tergantung pada seberapa serius kedua perusahaan menjawab tantangan teknis yang ada.

Reporter: Yasir
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top