GORONTALO — Ketua panitia, Zulkifli Yusuf, menyebut koperasi ini dirancang sebagai rumah bersama bagi masyarakat untuk memperjuangkan kesejahteraan. “Dengan semangat kebersamaan, Insya Allah Koperasi An Nahdliyah bisa berdiri kokoh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Rapat yang berlangsung sejak pagi itu membahas sejumlah agenda krusial. Sosialisasi pembentukan koperasi menjadi pembuka, disusul penetapan nama dan tempat kedudukan, serta jenis koperasi yang akan dijalankan.
Peserta juga mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), memilih pengurus dan pengawas, serta membahas bidang usaha dan modal awal. Tak ketinggalan, tim khusus dibentuk untuk mengurus badan hukum koperasi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Boalemo. Iyut Endang Daud, perwakilan dinas, menyebut langkah awal ini bisa berdampak besar bagi perekonomian masyarakat ke depan.
“Ini langkah awal yang sangat baik. Jika dijalankan dengan serius dan konsisten, pembentukan Koperasi An Nahdliyah akan memberi dampak besar bagi perekonomian masyarakat ke depan. Kami dari dinas siap mendampingi proses pengurusan badan hukumnya,” jelas Iyut.
Ekonomi kolektif menjadi strategi yang kerap diandalkan di daerah dengan sektor usaha mikro dan kecil yang mendominasi. Dengan adanya koperasi, warga bisa mengakses modal usaha dengan bunga lebih rendah, memasarkan produk secara bersama, dan memperkuat posisi tawar di pasar.
Zulkifli mendorong seluruh calon anggota untuk berkomitmen aktif mengawal proses selanjutnya. Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama untuk segera menindaklanjuti pembentukan badan hukum koperasi.