GORONTALO — Lelang ini merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. KPK membuka partisipasi publik untuk mengikuti proses lelang yang digelar secara terbuka.
Dari total 108 lot yang disiapkan, mayoritas berupa properti seperti tanah dan bangunan yang menyumbang nilai terbesar. Namun, KPK juga menyertakan barang bergerak dengan harga yang relatif murah, seperti telepon genggam dan mesin kopi yang dibanderol mulai Rp200 ribu.
“Ini bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang rampasan. Masyarakat bisa ikut serta,” ujar juru bicara KPK dalam keterangan resmi, Selasa (11/6).
Peserta lelang wajib mendaftar melalui platform lelang yang ditunjuk dan menyetor uang jaminan sesuai ketentuan tiap lot. KPK memastikan seluruh proses dilakukan secara elektronik untuk meminimalkan celah kecurangan.
Seluruh dana yang terkumpul dari lelang ini akan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). KPK mencatat, sejak 2020 hingga awal 2024, total penerimaan dari lelang barang rampasan mencapai lebih dari Rp1,2 triliun.
Langkah ini dinilai efektif mengembalikan kerugian keuangan negara. Namun, sejumlah pengamat mengingatkan agar proses valuasi aset dilakukan secara akurat agar tidak merugikan negara atau peserta lelang.
Proses lelang akan berlangsung pada 18 Juni pukul 10.00 WIB secara online. Daftar lengkap aset bisa diakses melalui situs resmi KPK dan portal lelang pemerintah. KPK mengimbau masyarakat untuk mencermati kondisi barang sebelum menawar.
“Kami tidak menerima komplain setelah lelang selesai. Semua barang dijual dalam kondisi apa adanya,” tegas pejabat KPK.