Dalam wawancara dengan Variety usai Xbox Showcase, Booty ditanya mengapa The Elder Scrolls 6 kembali absen dari deretan game yang ditampilkan. Jawabannya diplomatis namun sarat pesan: tim Bethesda sedang menunggu momen yang tepat untuk menunjukkan sesuatu yang benar-benar siap.
"Salah satu tantangan terbesar pekerjaan seperti saya adalah menyeimbangkan keinginan untuk menunjukkan semua barang keren yang sedang dikerjakan, tapi kami juga tahu harus menunggu hingga waktu yang tepat," ujar Booty. Ia menambahkan bahwa ketika sebuah game akhirnya diperlihatkan ke publik, itu berarti pengembang juga memberikan janji bahwa game tersebut akan segera rilis.
Booty mengaku telah mengunjungi kantor Bethesda dan duduk bersama Todd Howard. "Saya melihat The Elder Scrolls 6 dimainkan, tampilannya luar biasa, dan perkembangannya berjalan baik," katanya. Namun ia menegaskan bahwa pengumuman resmi dan perilisan penuh hanya akan terjadi pada momentum yang mereka anggap pas.
The Elder Scrolls 6 pertama kali diumumkan pada E3 2018 hanya dalam bentuk teaser berdurasi 36 detik—tanpa judul final, tanpa gameplay, tanpa tahun rilis. Saat itu Bethesda sedang bersiap merilis Fallout 76 dan Starfield, dan ingin meyakinkan penggemar bahwa waralaba Elder Scrolls tidak ditinggalkan.
Namun strategi itu kini berbalik menjadi bumerang. Fallout 76 mendapat sambutan dingin saat rilis karena bug dan desain kontroversial, sementara Starfield—yang baru dirilis tahun lalu—menuai kritik tajam dari penggemar lama yang menganggapnya hambar dan kurang nyali. Sebagian komunitas mulai meragukan kemampuan Bethesda untuk menghadirkan RPG sebesar Morrowind, Oblivion, atau Skyrim.
Awal tahun ini Todd Howard secara terbuka menyebut Fallout 76 dan Starfield sebagai "jalan memutar kreatif" yang kini sudah selesai. "Dan saat kami kembali mengerjakan The Elder Scrolls 6, kami kembali ke gaya klasik yang selama ini kami rindukan, yang benar-benar kami kuasai," ujar Howard dalam wawancara sebelumnya.
Pernyataan Booty pekan ini memperkuat narasi bahwa Bethesda serius mengubah haluan. Namun tanpa cuplikan gameplay, tanpa jendela rilis, dan tanpa bukti visual, komunitas masih terbelah antara optimisme dan kelelahan.
Selisih waktu antara perilisan Skyrim (2011) dan pengumuman The Elder Scrolls 6 (2018) hanya tujuh tahun. Kini sudah delapan tahun sejak pengumuman itu sendiri—dan game tersebut belum juga menunjukkan wajah aslinya. Untuk sebuah waralaba yang pernah mendefinisikan ulang genre RPG dunia terbuka, jeda ini terasa seperti puasa panjang tanpa kepastian kapan hari raya tiba.