GORONTALO — Polytron Fox Air kembali menjadi perbincangan di segmen motor listrik Tanah Air. Bukan tanpa alasan, motor ini menawarkan spesifikasi teknis yang cukup kompetitif untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah. Dengan motor berdaya 3.000 watt, Fox Air masuk dalam kategori motor listrik dengan tenaga besar yang mampu melibas medan menanjak.
Salah satu pembeda Fox Air ada pada baterainya. Polytron membekali motor ini dengan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 3,75 kWh. Teknologi LFP dikenal memiliki siklus hidup lebih panjang dan tingkat keamanan lebih tinggi dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.
Untuk efisiensi energi, Polytron menyematkan dua pilihan mode berkendara. Mode Drive dirancang untuk penggunaan normal dengan prioritas jarak tempuh maksimal, sedangkan mode Sport memberikan akselerasi lebih responsif saat dibutuhkan. Jarak tempuh 130 kilometer yang diklaim pabrikan bisa berbeda tergantung gaya berkendara, bobot pengendara, dan kondisi jalan.
Polytron Fox Air juga dibekali sistem fast charging yang mempercepat proses pengisian daya dibandingkan metode standar. Motor ini terintegrasi dengan aplikasi digital yang memungkinkan pengguna memantau status baterai, mencari lokasi charging station terdekat, hingga kondisi kendaraan secara real time.
Dari sisi keamanan, Polytron menyematkan fitur anti-theft atau anti-pencurian. Sistem pengereman sudah menggunakan rem cakram di roda depan dan belakang sebagai standar keselamatan berkendara.
Salah satu strategi Polytron untuk memperluas adopsi motor listrik adalah menyediakan skema sewa baterai. Konsumen bisa memilih membeli motor beserta baterainya, atau hanya membeli unit motor dan menyewa baterai dengan biaya bulanan sekitar Rp200 ribuan tergantung program yang berlaku.
Keuntungan skema sewa, pengguna bisa mendapatkan penggantian baterai apabila kondisi kesehatannya menurun sesuai ketentuan perusahaan. Skema ini dinilai mampu menekan biaya pembelian awal kendaraan sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan secara penuh, tersedia opsi pembelian langsung dengan harga OTR yang berbeda di setiap wilayah.
Dengan kombinasi motor 3.000 watt, baterai 3,75 kWh, kecepatan maksimum 95 km per jam, serta jarak tempuh hingga 130 kilometer, Polytron Fox Air menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas harian maupun perjalanan yang lebih jauh. Kemampuan menanjak menjadi nilai tambah yang sering mendapat perhatian pengguna di Indonesia yang banyak memiliki jalanan menanjak.