Jelang Lonjakan Penumpang Pesawat, Pertamina Pastikan Pasokan Avtur di Bandara Ngurah Rai Aman

Penulis: Saiful  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 15:39:31 WIB
Komisaris Utama Pertamina meninjau kesiapan pasokan avtur di Bandara Ngurah Rai menjelang liburan.

GORONTALO — Pertamina bergerak cepat mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pesawat yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Manajemen perusahaan energi pelat merah itu memastikan pasokan avtur di Bandara Ngurah Rai, Bali, dalam kondisi prima dan mencukupi kebutuhan penerbangan selama periode liburan.

Komut Iriawan Turun Langsung ke Lapangan

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Denpasar, untuk meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan stok bahan bakar. Dalam kunjungan tersebut, Iriawan mengecek sejumlah fasilitas vital, termasuk tangki penyimpanan dan sistem pengisian bahan bakar ke pesawat (into-plane).

"Kami ingin memastikan seluruh rantai pasok avtur berjalan lancar. Ini penting agar tidak ada gangguan operasional penerbangan selama masa liburan," ujar Iriawan dalam keterangan resminya.

Stok Aman untuk 20 Hari ke Depan

Hasil peninjauan menunjukkan stok avtur di AFT Ngurah Rai berada pada level yang sangat aman. Menurut data Pertamina, persediaan bahan bakar pesawat tersebut mampu memenuhi kebutuhan operasional selama lebih dari 20 hari ke depan. Angka ini jauh di atas batas aman minimum yang ditetapkan, yakni 14 hari.

Selain kuantitas, Pertamina juga memastikan kualitas avtur yang disalurkan sesuai standar internasional. Setiap pengiriman dari terminal bahan bakar ke pesawat melalui proses pengujian mutu yang ketat dan berlapis. Hal ini untuk menjamin performa mesin pesawat tetap optimal dan keselamatan penerbangan terjaga.

Antisipasi Puncak Arus Liburan

Bali diprediksi menjadi salah satu titik paling sibuk selama libur panjang pertengahan tahun. Maskapai penerbangan diperkirakan akan menambah frekuensi dan jadwal penerbangan untuk mengakomodasi tingginya permintaan tiket. Pertamina pun menyiapkan skenario tambahan jika terjadi lonjakan kebutuhan di luar perkiraan normal.

Manajemen Pertamina menyatakan akan terus memonitor perkembangan permintaan avtur secara harian. Jika diperlukan, pasokan tambahan dapat segera dikirim dari terminal bahan bakar lain di Jawa Timur. Langkah antisipatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kelancaran sektor pariwisata dan transportasi udara nasional.

Dengan jaminan pasokan avtur yang stabil, para calon penumpang pesawat diharapkan tidak perlu khawatir akan adanya gangguan penerbangan akibat kelangkaan bahan bakar. Pertamina memastikan seluruh operasional di Bandara Ngurah Rai siap melayani lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.

Reporter: Saiful
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top