GORONTALO — Porsche resmi mengumumkan pembaruan untuk lini Taycan model 2027, membawa sejumlah peningkatan teknis yang menyentuh sistem penggerak, baterai, hingga fitur berkendara. Pembaruan ini berlaku untuk seluruh varian Taycan, dari versi dasar roda belakang hingga Turbo GT yang menjadi puncak performa.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah kehadiran fitur E-Shift. Sistem ini memungkinkan pengemudi melakukan perpindahan gigi virtual menggunakan paddle di setir, dengan delapan rasio simulasi. Saat diaktifkan melalui tombol di roda kemudi, layar instrumen digital akan menampilkan tachometer dan kabin akan diisi suara mesin artifisial.
Fitur ini dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih konvensional bagi pengemudi yang merindukan karakter mobil bermesin pembakaran internal. Porsche menyebutnya sebagai cara untuk tetap mempertahankan identitas mobil sport tanpa mengorbankan pengalaman berkendara khas 911.
Untuk model 2027, semua varian Taycan kini dilengkapi baterai Performance Battery Plus berkapasitas 105-kWh sebagai perlengkapan standar. Tak hanya itu, port pengisian DC cepat di sisi penumpang kini menggunakan standar NACS (North American Charging Standard) secara native, memudahkan akses ke jaringan Supercharger Tesla di Amerika Utara.
Perubahan lain mencakup pembaruan perangkat lunak infotainment yang kini mendukung kustomisasi widget. Sistem pengisian cepat tetap mampu menyerap daya hingga 320 kW, dengan klaim pengisian 10-80 persen hanya dalam 18 menit dalam kondisi ideal.
Porsche mempertahankan struktur varian yang luas. Varian dasar dengan satu motor belakang menghasilkan 402 hp, sementara Taycan 4 dengan dua motor menghasilkan 429 hp. Varian 4S naik ke 536 hp, GTS mencapai 690 hp, dan Turbo S mampu menghasilkan hingga 938 hp dalam mode launch control. Puncaknya, Turbo GT menawarkan 1.019 hp saat launch control aktif, cukup untuk akselerasi 0-96 km/jam dalam 1,9 detik.
Semua varian masih menggunakan transmisi dua-kecepatan yang berperan penting dalam menyeimbangkan akselerasi dan efisiensi jarak tempuh. Suspensi udara tetap standar, sementara opsi Porsche Active Ride tersedia untuk model all-wheel-drive, yang mampu meredam getaran jalan dan membatasi body roll secara aktif.
EPA memperkirakan jarak tempuh Taycan berkisar antara 251 hingga 315 mil tergantung varian dan baterai. Angka ini masih kalah dari Lucid Air dan Tesla Model S yang mampu menembus 400 mil. Namun, dalam pengujian jalan raya 75 mph oleh Car and Driver, Taycan 4S mencatat 330 mil, melampaui estimasi EPA. Varian Turbo GT mencatat 270 mil dalam pengujian serupa.
Efisiensi energi versi EPA berkisar antara 78 hingga 94 MPGe tergantung siklus kota atau jalan raya. Meski bukan yang terbaik di kelasnya, angka ini cukup kompetitif untuk mobil sport listrik dengan performa setinggi ini.
Harga resmi untuk pasar Amerika Serikat belum diumumkan, namun Taycan dikenal membanderol harga premium di atas Lucid Air dan Tesla Model S. Opsi interior yang semula spartan bisa berubah menjadi mewah dengan biaya tambahan yang signifikan. Ruang kargo juga tetap menjadi kelemahan, meski varian Cross Turismo tersedia sebagai alternatif wagon.
Pembaruan ini menegaskan posisi Taycan sebagai mobil listrik yang tetap setia pada DNA Porsche: handling presisi, akselerasi dahsyat, dan pengalaman berkendara yang mendekati 911—meski tanpa mesin flat-six di belakang.