Kolaborasi BLK Pohuwato dan Pani Gold Mine Cetak 20 Operator Medium Truck Manhaul Siap Kerja, Pj Sekda Achmad Djuuna Tutup Pelatihan

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 19:17:31 WIB
Pj Sekda Achmad Djuuna menutup pelatihan operator Medium Truck Manhaul di BLK Pohuwato.

POHUWATO — Sebanyak 20 peserta lulus dari pelatihan operator Medium Truck Manhaul yang digelar di Aula Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pohuwato. Program ini merupakan hasil kolaborasi langsung antara UPTD BLK Pohuwato dan Pani Gold Mine.

Pj Sekda: Sertifikat Bukan Akhir, Melainkan Tanggung Jawab Baru

Achmad Djuuna menekankan ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus terus dikembangkan. “Jadikan sertifikat sebagai bukti kelulusan, sekaligus tanggung jawab untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan etos kerja,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelatihan ini. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan.

Mengapa Pelatihan Ini Krusial bagi Warga Lokal?

Pelatihan Medium Truck Manhaul dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor pertambangan. Dengan keterampilan ini, lulusan diharapkan mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif, khususnya di Pohuwato yang tengah berkembang sebagai kawasan industri pertambangan.

Achmad Djuuna menegaskan kemitraan antara Pemkab Pohuwato dan Pani Gold Mine merupakan langkah strategis. “Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan diperluas ke berbagai bidang kompetensi lainnya,” jelasnya. Peluang kerja bagi masyarakat pun semakin terbuka lebar.

Hadirkan HR Manager hingga Manager CSR PGM

Kegiatan penutupan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pohuwato, Amrin Umar, Sekretaris Disnakertrans, Mohamad Huntoyungo, serta Kepala UPTD BLK, Ferny Lengkong. Dari pihak Pani Gold Mine, hadir HR Manager Adi Firdaus dan Manager CSR Mahesa Lugiana.

Target ke Depan: Perluas Kompetensi Lain

Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen mendukung pengembangan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri. Ke depan, kolaborasi dengan Pani Gold Mine diharapkan tidak hanya berhenti pada operator alat berat, tetapi juga merambah ke bidang kompetensi lain yang dibutuhkan pasar kerja.

Achmad Djuuna mengajak para peserta menjadi motivator bagi generasi muda lainnya. “Terus tingkatkan keterampilan, perluas wawasan, dan persiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan,” pungkasnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: dulohupa.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top