KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) membuka jalur beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Sebanyak 10 dari 18 program studi yang tersedia dapat dipilih pendaftar, mencakup bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup.
Kepala Biro Humas dan Admisi UMKU, Moh. Aris Prasetiyanto, merinci sepuluh prodi tersebut terbagi menjadi dua kategori. Untuk bidang kesehatan, pendaftar bisa memilih S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) dan S1 Gizi.
Sementara untuk prodi non-kesehatan, delapan pilihan yang tersedia meliputi S1 Teknik Industri, S1 Sistem Informasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Ekonomi Syariah, S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Bisnis Digital, dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Program ini menyasar lulusan SMA sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun terkendala ekonomi. “Dengan daftar kuliah di UMKU melalui beasiswa KIP-K, mahasiswa baru berkesempatan bebas biaya kuliah sampai lulus, bebas uang gedung, dan mendapat bantuan biaya hidup berupa uang saku,” terang Aris.
Beasiswa tersebut merupakan program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah pusat untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi siswa tidak mampu.
Sebelum mendaftar ke kampus, calon mahasiswa wajib memiliki nomor KIP-K dan kode akses terlebih dahulu. Proses pembuatan akun dilakukan secara mandiri melalui laman resmi KIP Kuliah di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.
“Di halaman website tersebut, calon mahasiswa perlu melakukan pendaftaran dan mengisi data lengkap serta mengunggah beberapa berkas, seperti KK, foto rumah, dan lainnya,” ujar Aris. Setelah semua syarat dipenuhi, pendaftar akan mendapat nomor KIP-K dan kode akses.
Tahapan selanjutnya, pendaftar membuka laman PMB UMKU melalui sipenmaru.umku.ac.id. Pendaftar memilih jalur beasiswa KIP-K, mengisi data diri, dan memilih prodi yang diinginkan. “Selesaikan pendaftaran sampai tahap unggah berkas dan tes TPA (Tes Potensi Akademik),” kata Aris.
Setelah mendaftar di kedua website, calon mahasiswa tinggal menunggu jadwal seleksi. Informasi lebih lanjut akan disampaikan panitia melalui grup WhatsApp yang dibuat khusus bagi pendaftar jalur KIP-K. Menurut Aris, selain seleksi berkas, calon mahasiswa juga akan diwawancara oleh tim penguji.
“Tahap terakhir beasiswa KIP-K, mahasiswa perlu menunggu hasil semua rangkaian beasiswa. Jika lolos melanjutkan dengan daftar ulang dan resmi menjadi mahasiswa penerima KIP-K,” jelas Aris.
Dengan adanya jalur beasiswa ini, Aris mengajak seluruh anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi untuk mendaftar ke UMKU. Informasi lebih lanjut bisa ditanyakan langsung ke Kantor pelayanan PMB di Crystal Building Kampus 1 UMKU yang buka Senin sampai Sabtu.
Calon mahasiswa juga bisa mengakses media sosial UMKU, seperti Instagram atau TikTok, serta menghubungi hotline di nomor 082231140018 yang aktif di WhatsApp.