Pencarian

KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar dan Dua Perusahaan Visa, Sita Bukti Elektronik di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Sabtu, 20 Juni 2026 • 13:45:32 WIB
KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar dan Dua Perusahaan Visa, Sita Bukti Elektronik di Kasus Pemerasan Silmy Karim
Penyidik KPK menggeledah Kantor Imigrasi Denpasar dan dua perusahaan visa di Bali terkait kasus pemerasan.

GORONTALO — Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penggeledahan berlangsung di tiga titik berbeda. "Penggeledahan dilakukan di Kantor PT Visa Empat Bali, CV Visa Agung Bali Teratai Promanende, serta Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar," kata Budi dalam keterangan resmi, Sabtu (20/6/2026).

Dua Perusahaan Visa Jadi Target Operasi

Penyidik tidak hanya menyasar instansi pemerintah. Dua perusahaan penyedia jasa pengurusan visa ikut digeledah. Hal ini mengindikasikan adanya dugaan keterlibatan pihak swasta dalam praktik pemerasan yang sistematis.

PT Visa Empat Bali dan CV Visa Agung Bali Teratai Promanende disebut sebagai lokasi yang turut diperiksa. KPK belum merinci hubungan kedua perusahaan tersebut dengan kasus yang menjerat Silmy Karim.

Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Disita

Dari penggeledahan tiga hari itu, penyidik membawa sejumlah barang bukti. "Penyidik menyita sejumlah barang bukti elektronik (BBE) dan dokumen," ujar Budi.

Barang bukti elektronik biasanya mencakup laptop, ponsel, atau server yang menyimpan data komunikasi dan transaksi. Dokumen yang disita diduga berkaitan dengan alur pengajuan izin tinggal WNA yang bermasalah.

Modus Pemerasan di Balik Pengurusan Izin Tinggal WNA

Kasus ini bermula dari dugaan pemerasan yang dilakukan oknum di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Silmy Karim, yang saat itu menjabat Wakil Menteri, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK beberapa waktu sebelumnya.

Modus yang diduga digunakan adalah meminta sejumlah uang kepada WNA atau perusahaan penyedia jasa visa untuk mempercepat atau meloloskan permohonan izin tinggal. Praktik ini diduga berlangsung dalam kurun waktu tertentu dan melibatkan jaringan di beberapa kantor imigrasi.

Penggeledahan di Bali: Tanda Perluasan Penyidikan

Pemilihan Bali sebagai lokasi penggeledahan bukan tanpa alasan. Provinsi ini merupakan salah satu pintu masuk utama WNA, baik untuk wisatawan maupun ekspatriat yang bekerja. Kantor Imigrasi Denpasar menjadi titik sentral pengurusan dokumen bagi ribuan WNA setiap tahunnya.

Langkah KPK menggeledah kantor imigrasi dan dua perusahaan visa menandakan penyidikan kasus ini terus meluas. KPK diduga tengah mengumpulkan rantai bukti untuk mengungkap aliran uang dan aktor lain yang terlibat.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengumumkan tersangka baru dari hasil penggeledahan di Bali. Status Silmy Karim masih sebagai tersangka dan proses hukum terus berjalan.

Bagikan
Sumber: nasional.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks