GORONTALO — Bocoran terbaru dari rantai pasok Apple kembali mengubah narasi soal jadwal peluncuran iPhone lipat, yang sempat disebut bakal molor hingga awal 2027. Laporan dari China Securities Journal yang dikutip DigiTimes menyebutkan bahwa pemasok komponen telah mulai mengirimkan komponen dalam jumlah kecil (small batches) untuk perangkat ini.
"Pemasok telah menerima panduan bahwa perangkat tersebut dijadwalkan diperkenalkan pada September," tulis laporan tersebut, mengutip sumber dari salah satu pemasok Apple. Sumber kedua dari rantai pasok yang berbeda juga mengonfirmasi bahwa belum ada indikasi penundaan dari pihak Apple.
Meski detail teknis masih minim, iPhone lipat ini disebut sebagai model paling mahal yang pernah dibuat Apple. Posisinya akan berada di atas jajaran Pro, dengan banderol yang diperkirakan menembus angka USD 2.000 (sekitar Rp 33 juta).
Perangkat ini akan menggunakan chipset A19 Pro yang juga akan dipakai di lini iPhone 18 Pro. Belum ada konfirmasi soal ukuran layar, kapasitas baterai, atau material bodi yang digunakan.
Spekulasi soal keterlambatan peluncuran sebenarnya sudah beredar sejak awal tahun. Pada Maret 2026, catatan investor Barclays menyebut iPhone lipat baru akan tersedia pada Desember 2026. Laporan Nikkei Asia menambahkan bahwa masalah rekayasa (engineering