GORONTALO — Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Gorontalo Kombes Pol. Marupa Sagala secara resmi meminta warga tidak melakukan konvoi kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Larangan juga berlaku untuk menyalakan petasan atau kembang api sembarangan serta mengonsumsi minuman keras selama acara berlangsung.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk menikmati setiap pertandingan Piala Dunia 2026 dengan penuh semangat, namun tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, dan saling menghormati antarpendukung,” ujar Kombes Marupa Sagala dalam keterangan resmi yang diterima, Senin.
Menurut Kabid Humas, euforia mendukung tim favorit kerap kali memicu tindakan yang mengabaikan keselamatan bersama. Polda Gorontalo menekankan agar warga tidak melakukan arak-arakan yang dapat memicu kemacetan panjang atau perselisihan antarkelompok pendukung.
“Jadikan momentum ini sebagai ajang mempererat kebersamaan, bukan menimbulkan konflik,” tegas Kombes Marupa Sagala.
Polda Gorontalo bersama jajaran kewilayahan akan meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah lokasi nobar. Langkah ini untuk memastikan situasi tetap kondusif selama perhelatan sepak bola terbesar dunia itu berlangsung.
Masyarakat juga diimbau mematuhi aturan lalu lintas saat menuju maupun meninggalkan lokasi nobar. Warga diminta menjaga barang berharga dan segera melaporkan kepada petugas jika menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan.