GORONTALO — Polda Gorontalo memutuskan mengubah tradisi perayaan Hari Bhayangkara tahun ini. Alih-alih menggelar turnamen olahraga atau bakti sosial, mereka mengadakan lomba cerdas cermat hukum untuk para personel. Kompetisi ini diikuti oleh anggota kepolisian yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Mengapa Polisi Harus Ikut Lomba Hukum?
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo menegaskan bahwa esensi utama kegiatan ini adalah penguasaan terhadap undang-undang yang menjadi pedoman kerja. Menurutnya, pemahaman hukum yang baik merupakan pondasi utama pelayanan prima kepada masyarakat.
"Kompetisi ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya," kata Widodo di Gorontalo, Sabtu.
Ia menambahkan, KUHP dan KUHAP merupakan produk hukum nasional terbaru yang sudah mulai diberlakukan. Jika personel Polri tidak segera memahaminya, dikhawatirkan akan terjadi kesalahan dalam memberikan pelayanan hukum yang berpotensi mengecewakan masyarakat.
Juri dari Akademisi Nasional, Bukan Asal-asalan
Untuk menjaga kualitas dan akuntabilitas kompetisi, Polda Gorontalo tidak main-main. Mereka melibatkan akademisi terkemuka dari tingkat lokal hingga nasional sebagai tim penguji, penyusun soal, dan dewan juri.
"Segala kesiapan dan kelengkapan yang diterapkan dalam acara ini bertujuan agar keseluruhan kegiatan berjalan profesional, akuntabel, kreatif, dan akademis," ujar Widodo.
Target: Personel Langsung Terapkan Hukum Baru di Lapangan
Melalui perlombaan ini, personel diharapkan bergerak lebih cepat untuk belajar dan mendalami materi hukum. Kapolda berharap pemahaman yang didapat tidak hanya berhenti di ruang lomba, tetapi langsung diterapkan dalam tugas operasional sehari-hari.
"Kami berharap kegiatan ini dapat terus memacu anggota kepolisian untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, sehingga pemahaman hukum yang baru tersebut bisa segera diterapkan dalam tugas operasional sehari-hari demi memenuhi kebutuhan masyarakat," imbuhnya.
Polda Gorontalo menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk melengkapi rangkaian perayaan Hari Bhayangkara yang biasanya didominasi oleh bidang olahraga, kunjungan, dan bakti sosial.