TILAMUTA — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo memperkuat sinergi dengan DPRD Kabupaten Boalemo untuk mempercepat perluasan perlindungan pekerja. Pertemuan antara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Dr. Ir. Sanco Simanullang bersama Ketua Komisi III DPRD Boalemo Muhammad Amin dan anggota DPRD Arman Nawayi berlangsung di Tilamuta, Senin (27/07/2026).
Pembahasan utama dalam pertemuan itu adalah peluang pendanaan melalui Perubahan APBD (P-APBD) untuk memberikan perlindungan bagi pekerja rentan. Kelompok yang menjadi sasaran antara lain petani, nelayan, pedagang kecil, pelaku UMKM, buruh harian lepas, hingga pekerja keagamaan.
Sanco yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pohuwato Sri Mulyana dan Petugas Wasrik Dicky menyebut bahwa capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Boalemo masih rendah. “Kami berharap DPRD Kabupaten Boalemo dapat menjadi mitra strategis dalam mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek,” ujar Sanco.
Menurut Sanco, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa ketika pekerja terlindungi, keluarganya memiliki jaring pengaman jika terjadi risiko kecelakaan kerja atau kematian.
“Ketika pekerja terlindungi, maka keluarganya pun memiliki jaring pengaman apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia. Ini merupakan investasi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Boalemo,” tambahnya.
Sanco juga menekankan bahwa pencapaian target UCJ tidak bisa dilakukan sendiri. “Kami optimistis target peningkatan UCJ di Kabupaten Boalemo dapat tercapai apabila seluruh pihak bergerak bersama,” katanya.
Ketua Komisi III DPRD Boalemo Muhammad Amin mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan. Ia menilai jaminan sosial sebagai investasi penting untuk mengurangi risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian.
Sementara itu, Arman Nawayi menyatakan kesiapan DPRD untuk membangun komunikasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Tujuannya mengkaji peluang dukungan anggaran melalui P-APBD agar semakin banyak pekerja rentan yang tercover BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan optimistis Kabupaten Boalemo dapat mempercepat pencapaian target Universal Coverage Jamsostek. Semakin banyak pekerja terlindungi, semakin kuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga pekerja serta kontribusinya terhadap pembangunan daerah berkelanjutan.