Gubernur Gorontalo Naik Ojek ke Pinogu, 100 Pengemudi Lokal Raup Rp800 Ribu Sekali Jalan

Penulis: Fajar  •  Jumat, 25 September 2026 | 11:02:01 WIB
Rombongan Gubernur Gorontalo menggunakan lebih dari 100 sepeda motor untuk menuju Kecamatan Pinogu.

GORONTALO — Rombongan Gubernur Gusnar Ismail bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, dan sejumlah kebutuhan logistik bergerak menuju Kecamatan Pinogu dengan moda yang tidak biasa. Lebih dari 100 sepeda motor dikerahkan untuk mengangkut seluruh rombongan selama perjalanan pergi dan pulang. Bagi warga Pinogu yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari jasa transportasi lokal, kedatangan rombongan besar itu berbuah pendapatan langsung.

Tarif Rp400 Ribu Sekali Jalan, Rp800 Ribu Pulang-Pergi

Ketua Asosiasi Pengemudi Ojek Pinogu, Susanto Hadju, menyebut setiap pengemudi mendapat tarif Rp400 ribu untuk sekali perjalanan. Dengan rute pulang-pergi, satu kendaraan memperoleh Rp800 ribu.

Jumlah rombongan yang tidak sedikit membuat armada ojek yang biasa beroperasi di Pinogu kewalahan. Susanto lantas mengajak pengemudi lain yang selama ini lebih banyak melayani rute menuju kawasan tambang rakyat untuk ikut mengangkut rombongan pemerintah.

"Saya kemudian mengajak pengemudi ojek yang selama ini lebih banyak melayani rute menuju kawasan tambang rakyat untuk ikut mengangkut rombongan pemerintah," katanya.

Bagi sebagian pengemudi, satu rangkaian perjalanan itu menjadi pemasukan yang cukup berarti. Apalagi penghasilan mereka sangat bergantung pada ada atau tidaknya penumpang setiap hari.

Medan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Bukan Jalur Biasa

Menjadi pengemudi ojek di Pinogu tidak bisa mengandalkan kendaraan standar. Rute menuju kecamatan tersebut melewati kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, dengan medan yang di sejumlah titik terjal, berbatu, dan sulit dilalui kendaraan biasa.

Karena itu, para pengemudi mengandalkan sepeda motor yang telah dimodifikasi agar lebih siap menghadapi medan berat. Modifikasi kendaraan saja tidak cukup. Pengemudi juga dituntut berpengalaman membaca kondisi jalur dan menghadapi berbagai situasi selama perjalanan.

Ketika kendaraan mengalami gangguan di tengah kawasan hutan, mereka terbiasa melakukan penanganan sendiri agar perjalanan bisa dilanjutkan. Kemampuan itu sudah menjadi bagian dari keseharian para pengemudi yang melayani rute Pinogu.

Penghubung Warga Terpencil ke Dunia Luar

Ojek menjadi salah satu moda transportasi utama masyarakat Pinogu untuk keluar-masuk wilayah kecamatan. Di tengah akses transportasi yang terbatas, pengemudi ojek berperan sebagai penghubung antara warga Pinogu dan wilayah di luar kecamatan.

Mereka bukan hanya membawa penumpang. Pengemudi ojek juga membantu mengangkut barang dan berbagai kebutuhan yang harus keluar-masuk wilayah Pinogu.

Ketika rombongan pemerintah menggunakan jasa ojek lokal, manfaatnya tidak berhenti pada tersedianya transportasi untuk perjalanan rombongan. Ada pendapatan yang langsung diterima para pengemudi.

Lebih dari 100 pengemudi mendapatkan kesempatan menambah penghasilan dari satu rangkaian perjalanan pemerintah. Perjalanan menuju Pinogu pun tidak hanya menjadi cerita tentang medan berat dan akses yang terbatas, tetapi juga tentang para pengemudi lokal yang menghidupi keluarga dari setiap kilometer perjalanan.

Reporter: Fajar
Sumber: suaranet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top