Aliansi Maxim Gorontalo Utara Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke 30 KK di Kwandang Terdampak Kemarau

Penulis: Ragil  •  Jumat, 25 September 2026 | 13:32:01 WIB
Warga Dusun Malahengo, Kwandang, menerima bantuan air bersih dari Aliansi Maxim Gorontalo Utara.

GORONTALO UTARA — Ketua Aliansi Maxim Gorontalo Utara, Yanto Pode, menyatakan bantuan air bersih merupakan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang membutuhkan. Penyaluran dipusatkan di Dusun Malahengo, salah satu wilayah yang paling merasakan dampak kemarau.

Setiap kepala keluarga menerima jatah air bersih untuk kebutuhan dasar harian. Total 5.000 liter didistribusikan langsung ke rumah warga dengan armada tangki yang disiapkan aliansi.

Mengapa Warga Kwandang Kesulitan Air Bersih

Musim kemarau berkepanjangan membuat sumber air di sejumlah titik Kecamatan Kwandang mengering. Warga harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air layak pakai.

Kondisi itu mendorong Aliansi Maxim tergerak menggelar bakti sosial. Program ini menyasar keluarga yang benar-benar membutuhkan, bukan sekadar bantuan seremonial.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami sebagai bagian dari masyarakat Gorontalo Utara," ujar Yanto.

Bantuan Diarahkan untuk Kebutuhan Dasar Harian

Air bersih yang disalurkan diprioritaskan untuk memasak, minum, dan sanitasi. Yanto berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama kondisi kekurangan air berlangsung.

Penyaluran dilakukan secara bertahap agar seluruh 30 kepala keluarga di Dusun Malahengo terlayani. Aliansi Maxim Gorontalo Utara menyatakan akan memantau perkembangan kebutuhan air di wilayah tersebut.

Bakti sosial ini melibatkan pengemudi Maxim yang berdomisili di Gorontalo Utara. Mereka bergotong royong mengangkut dan menyalurkan air ke rumah-rumah warga.

Kemarau Panjang dan Ancaman Kekeringan di Gorontalo Utara

Sejumlah desa di Gorontalo Utara menghadapi risiko kekeringan setiap musim kemarau. Ketersediaan air bersih menjadi persoalan rutin yang belum sepenuhnya teratasi.

Inisiatif komunitas seperti yang dilakukan Aliansi Maxim menjadi penopang sementara bagi warga. Namun kebutuhan air bersih berkelanjutan tetap memerlukan penanganan dari pemerintah daerah.

Yanto menyebut kegiatan serupa berpeluang dilanjutkan bila kondisi kekeringan masih berlangsung. Aliansi membuka koordinasi dengan pihak desa untuk memetakan warga yang belum terjangkau bantuan.

Reporter: Ragil
Sumber: gotimes.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top