BONE BOLANGO — Penandatanganan MoU itu berlangsung di lapangan SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Program Dirosa atau Pendidikan Al-Quran Orang Dewasa menyasar siswa sebagai peserta awal. Lewat kerja sama ini, Relawan Quran Wahdah Bone Bolango berharap pembelajaran Al-Qur'an tidak berhenti di peserta pertama.
Penanggung jawab Relawan sekaligus Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bone Bolango, Ustadz Djasri R. Mohi, S.Th.I., Gr., menyebut tahap awal program diikuti 30 siswa SMK Negeri 1 Suwawa. Jumlah itu dipilih sebagai titik mula membangun kader pembelajar sekaligus pengajar Al-Qur'an di lingkungan sekolah.
"Untuk tahap awal ini kita akan mengajarkan Dirosa kepada 30 siswa. Harapannya, dari 30 orang ini nantinya mereka bisa kembali mengajarkan kepada adik-adik kelas mereka," ujar Djasri.
Djasri menjelaskan pola berantai itu dirancang agar program pembelajaran Al-Qur'an terus berlanjut secara mandiri di lingkungan sekolah. Peserta awal tidak hanya berhenti sebagai pembelajar, tetapi disiapkan menjadi pengajar bagi siswa lain.
Dengan skema tersebut, Relawan Quran Wahdah Bone Bolango berharap program Dirosa Goes to School melahirkan generasi yang dapat meneruskan pembelajaran Al-Qur'an kepada siswa lainnya. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas pembelajaran Al-Qur'an di kalangan pelajar melalui sinergi antara lembaga pendidikan dan Relawan Quran Wahdah Bone Bolango.