GORONTALO — Eddie Howe menolak pendekatan Lens untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Newcastle United pada musim panas. Klub Ligue 1 itu mencari pelatih permanen usai Pierre Sage hengkang ke Crystal Palace, tetapi Howe memilih melanjutkan masa istirahatnya bersama keluarga di pantai selatan Inggris.
Howe, yang kini berusia 48 tahun, tidak tertarik mengambil pekerjaan tersebut. Ia sedang menikmati waktu bersama keluarganya di kawasan pantai selatan Inggris, mengulang pola jeda yang pernah ia ambil setelah berpisah dari Bournemouth pada 2020.
Lens finis di posisi kedua Ligue 1 musim lalu dan mengamankan tempat di fase liga Champions League. Kepergian Sage memaksa pemilik sekaligus presiden klub, Joseph Oughourlian, bergerak cepat mencari pengganti.
Cahuzac sempat ditunjuk sebagai pelatih interim sebelum akhirnya dipercaya secara permanen. Sebelum keputusan itu diambil, Lens lebih dulu menghubungi Howe untuk melihat apakah ia berminat kembali menangani tim.
Jawabannya negatif. Howe tidak terburu-buru kembali ke kursi pelatih setelah lima tahun menangani Newcastle.
Howe meninggalkan Newcastle United pada musim panas setelah lima tahun di St James' Park. Ia menjadi pelatih pertama yang direkrut kepemilikan baru asal Arab Saudi dan membawa The Magpies dari perebutan degradasi ke Champions League pada akhir musim penuh pertamanya.
Puncaknya terjadi pada 2025 ketika Newcastle menjuarai Carabao Cup. Trofi itu mengakhiri penantian 56 tahun klub dan menjadikan Howe pelatih Inggris pertama yang meraih gelar mayor dalam 17 tahun.
Namun performa Newcastle menurun pada musim berikutnya. Sejumlah pemain kunci seperti Anthony Gordon, Bruno Guimaraes, dan Sandro Tonali dijual dengan keuntungan besar, sementara Kieran Trippier, Callum Wilson, dan Nick Pope perlahan disingkirkan dari skuad.
Howe memutuskan mundur atas kehendak sendiri. Matthias Jaissle kini ditugaskan memimpin masa transisi di Tyneside.
Setelah meninggalkan Bournemouth pada 2020, Howe menghabiskan hampir satu setengah tahun jauh dari lapangan. Ia berkeliling Eropa untuk mengamati metode pelatih lain, termasuk Andoni Iraola yang kelak menjadi penerusnya di Dean Court.
Saat kembali bersama Newcastle, Howe terlihat mengubah pendekatan taktis dari 4-4-2 yang ia percayai menjadi 4-3-3 yang lebih modern. Ia juga meninggalkan warisan besar di Bournemouth, klub yang ia selamatkan dari degradasi League Two setelah pengurangan 17 poin, lalu membawa promosi ke League One pada periode pertamanya.
Di Dorset, Howe mengantar klub dari kasta ketiga ke Premier League dalam tiga setengah tahun. Newcastle sendiri kini berusaha bangkit dari kekalahan 4-1 melawan Coventry City saat menjamu Aston Villa di St James' Park pada akhir pekan.