GORONTALO — Luce EV, yang diperkenalkan pekan lalu, langsung menuai kritik tajam dari pengamat dan penggemar. Banyak pihak menilai tampilan kendaraan ini telah keluar dari pakem desain Ferrari yang selama ini identik dengan lekukan agresif dan kemewahan khas Italia. Sentimen negatif ini bahkan disebut-sebut menjadi salah satu pemicu anjloknya harga saham Ferrari di bursa Milan.
Klaim Manajemen: Antusiasme Justru Tinggi dari Konsumen Baru
Namun, di tengah badai kritik, CEO Benedetto Vigna memberikan pernyataan yang kontras. Dalam sebuah kesempatan, ia menegaskan bahwa perusahaan justru mencatat antusiasme yang signifikan dari calon pembeli. "Kami menerima sejumlah pembayaran uang muka yang menunjukkan keinginan kuat untuk memiliki Luce EV," ujar Vigna.
Yang menarik, minat tidak hanya datang dari pelanggan setia Ferrari. Vigna mengungkapkan bahwa segmen konsumen baru yang belum pernah memiliki kendaraan dari Maranello justru menjadi pendorong utama pemesanan awal. Ia optimis persepsi negatif terhadap desain akan berubah begitu publik melihat langsung kendaraan ini.
Filosofi Desain yang Berbeda, Bukan Sekadar Tiruan
Vigna berargumen bahwa Luce EV bukanlah produk tiruan dari mobil listrik lain yang beredar di pasaran. "Setiap aspek, mulai dari interior, eksterior, hingga performa, dirancang dengan keunikan yang membedakannya dari mobil listrik pabrikan lain," tegasnya. Ia menekankan bahwa Luce EV adalah manifestasi filosofi desain dan rekayasa khas Ferrari yang diadaptasi untuk era elektrifikasi.
Pihak Ferrari juga memastikan bahwa Luce EV bukanlah pengganti mesin konvensional. Perusahaan tetap akan memproduksi mobil bermesin V8 dan V12 serta model hybrid sebagai bagian dari diversifikasi portofolio.
Angka Pemesanan Akan Diumumkan Juli Mendatang
Sebagai indikator awal penerimaan pasar, Ferrari membuka sesi pratayang tertutup di Roma. Sekitar 1.600 individu berkesempatan melihat langsung Luce EV selama dua hari. Kesempatan pemesanan resmi dibuka pada Rabu lalu, dan Ferrari berencana mengumumkan angka pasti jumlah pesanan pada Juli 2025 mendatang. Angka ini akan menjadi tolok ukur nyata apakah desain kontroversial Luce EV mampu diterima pasar atau sekadar gelembung antusiasme awal.