Pencarian

Kebakaran Permukiman Padat Makassar Hanguskan 37 Rumah, 245 Warga Terdampak

Selasa, 11 Agustus 2026 • 09:52:01 WIB
Kebakaran Permukiman Padat Makassar Hanguskan 37 Rumah, 245 Warga Terdampak
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di permukiman padat di Makassar yang menghanguskan 37 rumah.

GORONTALO — Peristiwa itu menjadi ujian berat bagi petugas pemadam kebakaran. Akses jalan yang sempit dan puluhan warga yang berkerumun di lokasi memperlambat proses pemadaman yang berlangsung hampir dua jam. Bidang Operasi Pemadam Kebakaran Makassar, Cakrawala, menyebutkan pihaknya mengerahkan sekitar 40 armada dan 80 personel ke lokasi kejadian.

"Jumlah armada itu kurang lebih 40-an, dengan jumlah personel itu kurang lebih 80 sekian, karena rekan-rekan yang lepas piket juga banyak yang bergabung," kata Cakrawala, Senin (10/8) malam.

Api Cepat Merambat akibat Rumah Semi-Permanen yang Berimpitan

Kondisi bangunan di lokasi menjadi faktor utama yang memperbesar skala kebakaran. Sebagian besar rumah merupakan konstruksi semi-permanen dengan jarak antar bangunan sangat berdekatan. Struktur seperti ini membuat api mudah melompat dari satu atap ke atap lainnya.

"Di dalam lokasi memang hampir sebagian besar itu semi-permanen dengan impitan rumah yang cukup padat. Ini yang menyebabkan akses pemadaman cukup sulit juga selain massa yang berkerumun," jelas Cakrawala.

Kerumunan warga yang memadati lokasi sempat menjadi kendala tersendiri bagi petugas. Bahkan, di tengah proses pemadaman, beberapa warga terkena serpihan benda tajam dan harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

Dua Korban Luka Ringan dan Proses Pendataan yang Masih Berjalan

Data awal yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar menunjukkan tingkat kerusakan yang bervariasi. Dari 37 unit rumah yang terdampak, 25 di antaranya mengalami rusak berat, tujuh rusak sedang, dan lima rusak ringan. Sebaran lokasi terdampak berada di RT 03/RW 04 sebanyak 20 rumah dan RT 04/RW 04 sebanyak 17 rumah.

"Untuk sementara berdasarkan asesmen anggota di lapangan ada 245 warga dari 60 kepala keluarga yang terdampak kebakaran," ujar Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar, Selasa (11/8) pagi.

BPBD memastikan dua warga mengalami luka ringan dalam musibah ini. Hingga asesmen awal dilakukan, belum ada laporan korban meninggal dunia.

Korsleting Listrik Diduga Menjadi Pemicu Api

Kapolsek Bontoala, Kompol Andi Aris, menyampaikan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari hubungan arus pendek listrik. Pernyataan ini masih akan diverifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait.

"Setelah ada korsleting, orang bilang terjadi kebakaran," kata Andi Aris.

Jumlah rumah yang terbakar disebutkan sekitar 30 unit saat proses pemadaman masih berlangsung. Angka tersebut kemudian diperbarui setelah BPBD melakukan asesmen lebih mendalam di lokasi kejadian.

"Kurang lebih 30 rumah terbakar, ini masih pendalaman, ini masih tahap penyelidikan karena situasi masih dilakukan pemadaman, dilakukan pendinginan," jelasnya.

Pihak kepolisian dan BPBD masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga yang rumahnya rusak maupun hilang terbakar. Langkah selanjutnya, BPBD Makassar akan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi yang kini tersebar di rumah kerabat maupun tempat penampungan sementara.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks