GORONTALO — Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo mencatat sebanyak 1.305 dari total 1.530 kamar di 50 hotel telah dipesan hingga Senin (15/6/2026). Angka ini dipastikan terus bertambah seiring kedatangan kontingen petani dan nelayan dari berbagai daerah.
Tiga Hotel Penuh, Dua Lainnya Hampir 100 Persen
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo, Romi Moge, mengungkapkan tiga hotel berbintang sudah tidak menyisakan kamar kosong. Grand Q, Yulia, dan Amaris dengan total kapasitas 317 kamar dilaporkan penuh.
"Sementara Aston dan Fox Hotel telah terisi 257 kamar dari total 276 kamar atau mencapai 93 persen," ujar Romi Moge.
Homestay Disiapkan untuk 1.037 Peserta
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyiapkan skema akomodasi alternatif untuk mengantisipasi keterbatasan kamar hotel. Sebanyak 1.037 rumah warga di 11 desa dan kelurahan di Kecamatan Limboto serta Telaga Biru akan difungsikan sebagai homestay.
Dua kecamatan tersebut merupakan kawasan penyangga utama lokasi pelaksanaan PENAS XVII. Homestay ini diharapkan mampu menampung peserta yang belum mendapatkan kamar hotel.
Pemantauan Berkala untuk Kontingen Daerah
Romi Moge menambahkan, pihaknya terus memperbarui data keterisian kamar secara berkala dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini dilakukan agar kontingen dari berbagai daerah dapat dengan mudah menentukan pilihan akomodasi selama berada di Gorontalo.
PENAS XVII yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026 tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan teknologi bagi petani serta nelayan. Event nasional ini juga diproyeksikan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui peningkatan kunjungan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.