Pencarian

Test Drive Lamborghini Temerario 2026: V8 Hybrid 907 HP yang Lebih Gila dari Revuelto

Jumat, 17 Juli 2026 • 10:00:31 WIB
Test Drive Lamborghini Temerario 2026: V8 Hybrid 907 HP yang Lebih Gila dari Revuelto
Lamborghini Temerario 2026 melaju di lintasan tertutup dalam sesi uji coba performa.

GORONTALO — Pengganti Huracán akhirnya tiba, dan namanya adalah Temerario—bahasa Italia untuk "nekat" atau "pemberani". Lamborghini benar-benar menepati nama itu. Alih-alih meneruskan mesin V10 legendaris, pabrikan asal Sant'Agata Bolognese ini memasang jantung baru: twin-turbo V8 4.0 liter dengan flat-plane crankshaft yang menghasilkan 789 hp sendirian. Ditambah tiga motor listrik aksial-flux—satu di antara mesin dan transmisi, dua di roda depan—total output tembus 907 hp. Angka ini hanya terpaut 94 hp dari Revuelto, flagship V12 hybrid mereka.

Performa Sirkuit: Tikungan Dimakan, Gigi Bertengger di 10.000 RPM

Kami menjajal Temerario di lintasan tertutup. Karakter mesinnya brutal: torsi puncak 538 lb-ft dari mesin tercapai di 4.000-7.000 rpm, tapi ketika motor listrik ikut bekerja, total torsi naik ke 590 lb-ft. Transmisi kopling ganda delapan percepatan bekerja cepat, sementara sistem all-wheel drive dengan dua motor depan memberikan traksi luar biasa saat keluar tikungan.

Hasil tes menunjukkan angka 0-60 mph dalam 2,1 detik—sepersepuluh detik lebih cepat dari Revuelto. Catatan quarter-mile juga impresif: 9,4 detik pada 150 mph. Tiga belas program berkendara tersedia melalui tombol putar di setir, termasuk mode launch control dan drift dengan tiga tingkat kebebasan untuk membiarkan ekor mobil meliuk. Kami mencoba mode drift level menengah; respons setir dan distribusi torsi terasa sangat komunikatif, tidak sekadar brutal.

Suara Knalpot yang Bisa Berubah Watak: Dari Mengaum hingga Berbisik

Salah satu kejutan terbesar adalah sistem knalpot adaptif. Flat-plane crank V8 menghasilkan suara bernada tinggi khas mesin balap, namun sistem ini punya beberapa mode. Di trek, kami memilih mode sport—suaranya keras, tajam, dan benar-benar terasa di dada hingga batas 10.000 rpm. Tapi saat keluar sirkuit dan masuk area perkotaan, mode diam (quiet) membuatnya lebih sopan, tidak mengganggu warga sekitar. Ini adalah keseimbangan yang jarang ditemukan di supercar segmen ini.

Kabin Digital Tiga Layar: Ruang Kepala dan Kaki Lebih Luas dari Huracán

Interior Temerario mendapat peningkatan signifikan. Berbasis sasis aluminium spaceframe anyar, ruang kepala bertambah 1,3 inci dan ruang kaki 1,8 inci dibanding Huracán. Tiga layar konfigurabilitas menghiasi dasbor: satu untuk instrumen pengemudi, satu infotainment sentral, dan satu khusus untuk penumpang. Tata letak tombol fisik minimalis, sebagian besar fungsi diakses via layar sentuh atau tombol setir. Material dan kualitas rakitannya terasa premium, sesuai ekspektasi mobil seharga lebih dari Rp 10 miliar.

Hibrida Plug-in: Jarak Tempuh Listrik Hanya 6 Km, Tapi Cukup untuk Manuver Kota

Baterai lithium-ion 3,8 kWh disimpan di terowongan tengah bersama transmisi—posisi ini diklaim mengoptimalkan distribusi berat. Pengisian daya via pengisi daya onboard 7 kW memakan waktu sekitar 30 menit dari kosong ke penuh menggunakan listrik rumah tangga. Mode EV-only menyediakan jarak sekitar 4 mil atau 6,4 kilometer. Jelas bukan untuk komuter harian, tapi cukup untuk keluar-masuk garasi atau kawasan rendah emisi di Eropa. Regeneratif dari pengereman dan mesin bensin juga bisa mengisi ulang baterai saat berkendara.

Konsumsi BBM dan Posisi di Pasar Supercar

EPA memperkirakan konsumsi bahan bakar 14 mpg kota (sekitar 6 km/l), 19 mpg jalan tol (8 km/l), dan 16 mpg kombinasi (6,8 km/l). Angka ini wajar untuk mobil dengan bobot dan tenaga sebesar ini. Saat ini, Temerario menempati peringkat #6 dalam daftar mobil sport eksotis terbaik versi Car and Driver. Kompetitor seperti Ferrari 296 GTB atau McLaren Artura menawarkan performa sebanding dengan harga lebih rendah, namun Temerario unggul dalam pendekatan mesin V8 ber-nyali tinggi yang mempertahankan karakter Lamborghini sejati.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks