Pencarian

28 Desa di Kabupaten Gorontalo Jadi Lokasi KKN Profesi Kesehatan UNG, LPPM Turun ke Lapangan Pastikan Program Bermanfaat

Kamis, 27 Agustus 2026 • 09:27:31 WIB
28 Desa di Kabupaten Gorontalo Jadi Lokasi KKN Profesi Kesehatan UNG, LPPM Turun ke Lapangan Pastikan Program Bermanfaat
Mahasiswa peserta KKN Profesi Kesehatan UNG berinteraksi dengan warga di salah satu dari 28 desa lokasi penempatan di Kabupaten Gorontalo.

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memastikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan yang berlangsung di 28 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Gorontalo memberikan dampak nyata bagi layanan kesehatan warga. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNG pun turun langsung ke lapangan untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program tersebut. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan mahasiswa berjalan sesuai rencana dan menjawab kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

GORONTALO — Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tidak ingin program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan sekadar menjadi formalitas akademik. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), kampus itu melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan KKN Profesi Kesehatan Tahun 2026 yang tersebar di 28 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Gorontalo.

Kepala Pusat KKN UNG Dr Rosbin Pakaya menegaskan bahwa KKN Profesi Kesehatan diarahkan sebagai wadah untuk menghadirkan solusi atas persoalan kesehatan di tingkat desa, bukan hanya ruang belajar mahasiswa di tengah masyarakat.

Mengapa LPPM Turun Langsung ke Lokasi KKN?

Monitoring yang dilakukan LPPM merupakan bagian dari pengendalian dan peningkatan kualitas program. Tim peninjauan memantau langsung perkembangan kegiatan di lapangan, mulai dari pelaksanaan program kerja, keterlibatan mahasiswa dengan masyarakat, hingga koordinasi dengan pemerintah desa.

Peran dosen pembimbing lapangan dalam mendampingi mahasiswa juga menjadi sorotan utama dalam proses evaluasi ini.

Kendala di Lapangan Jadi Bahan Evaluasi

Selain melihat perkembangan program, kegiatan monitoring menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemui selama pelaksanaan KKN. Temuan-temuan di lapangan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa, dosen pembimbing, maupun pengelola program.

"Temuan di lapangan selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, maupun pengelola program untuk melakukan penyesuaian dan penguatan kegiatan hingga seluruh rangkaian KKN selesai," kata Rosbin di Kota Gorontalo, Rabu.

Mahasiswa dari Berbagai Prodi Kesehatan Diterjunkan

KKN Profesi Kesehatan UNG Tahun 2026 melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi bidang kesehatan dan kedokteran. Selama masa pengabdian, mereka menjalankan berbagai program kesehatan dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat setempat.

Ketua LPPM UNG Prof Lanto Ningrayati Amali menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan KKN tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif semata.

"UNG ingin memastikan program yang dilaksanakan mahasiswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat berjalan dengan baik. Ini juga sekaligus menjadi ruang evaluasi untuk melihat apa yang sudah berjalan dan apa yang masih perlu diperbaiki selama pelaksanaan KKN," ujarnya.

Pembelajaran Nyata di Tengah Masyarakat

Penempatan mahasiswa di 28 desa dinilai memberikan ruang pembelajaran yang luas untuk mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dalam situasi nyata di masyarakat. Interaksi langsung dengan warga menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa.

"Interaksi langsung dengan warga juga menjadi kesempatan untuk memahami bahwa persoalan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan aspek klinis, tetapi juga dipengaruhi kondisi sosial, lingkungan, perilaku, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat," kata Prof Lanto.

UNG berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif di setiap desa penempatan. Berbagai program yang dijalankan diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat sekaligus menjadi pengalaman profesional bagi mahasiswa.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks