Pencarian

Dua Asesor LAMEMBA Tiba di UBMG Gorontalo, Asesmen Lapangan S1 Manajemen Resmi Bergulir

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:48:30 WIB
Dua Asesor LAMEMBA Tiba di UBMG Gorontalo, Asesmen Lapangan S1 Manajemen Resmi Bergulir
Dua asesor LAMEMBA disambut langsung oleh pimpinan UBMG Gorontalo pada pembukaan asesmen lapangan Program Studi S1 Manajemen.

GORONTALO — Asesmen lapangan Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBMG resmi bergulir. Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo Dr. Ir. H. Azis Rachman, Rektor Dr. Hj. Titin Dunggio, para wakil rektor, dekan, dosen, dan tenaga kependidikan menerima langsung kedua asesor di kampus setempat.

Mereka adalah Prof. Dr. Musran Munizu, S.E., M.Si., M.A.P., CIPM. dari Universitas Hasanuddin Makassar dan Prof. Burhanudin, S.E., M.Si., Ph.D. dari Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya.

Kegiatan ini menjadi tahap verifikasi dokumen yang disiapkan UBMG dengan praktik nyata di lapangan. Prosesnya berlangsung dari pagi hingga sore, mencakup wawancara dengan pimpinan, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Enam Tahun Membangun Kultur Mutu

Rektor UBMG Dr. Hj. Titin Dunggio menegaskan penilaian ini bukan sekadar evaluasi administratif. Ia menyebut asesmen ini merupakan buah dari perjalanan panjang pembenahan tata kelola kampus.

"Ini merupakan buah dari usaha dan komitmen kami dalam membangun praktik dan budaya mutu selama enam tahun terakhir," jelasnya di hadapan tim asesor.

Perjalanan itu dimulai ketika kampus masih bernama akademi, kemudian berkembang menjadi sekolah tinggi, dan akhirnya bertransformasi menjadi universitas. Sepanjang proses tersebut, sistem penjaminan mutu akademik terus diperkuat.

UBMG juga membentuk Badan Penjaminan Mutu Akademik (BPMA) yang berperan aktif mendorong perbaikan berkelanjutan. Rektor mengungkapkan semua itu diwujudkan lewat kebijakan aktualisasi kampus unggul yang disebut "AKU UBM".

S1 Manajemen Jadi Andalan Tertua

Rektor menempatkan S1 Manajemen sebagai program studi strategis karena menjadi yang tertua di UBMG. Prodi ini berdiri sejak institusi masih berbentuk sekolah tinggi.

"Manajemen merupakan program studi yang pertama kali ada ketika lembaga kami sebelumnya masih berbentuk sekolah tinggi," ungkapnya.

Ia berharap penguatan kualitas prodi ini tidak berhenti pada hasil akreditasi. Targetnya, S1 Manajemen bisa menjadi adaptif terhadap perkembangan dunia kerja serta menginspirasi prodi lain di lingkungan UBMG.

Apresiasi Asesor dan Fakta Program Doktor Pertama

Prof. Dr. Musran Munizu mengawali proses dengan membacakan kode etik asesor. Ia memberikan apresiasi atas sambutan yang diterima selama berada di Gorontalo.

"Luar biasa penyambutan dari tim UBMG dan sangat patut diapresiasi," kata Prof. Musran.

Ia juga menyoroti keberadaan Program Doktor (S3) Manajemen UBMG yang disebut sebagai program doktor pertama dan satu-satunya di wilayah LLDIKTI Wilayah XVI. Menurutnya, pencapaian itu tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras dan kekompakan seluruh unsur di kampus.

"Hal tersebut tidak akan terlaksana dan tidak akan terwujud jika tidak ada kerja keras, keikhlasan, dan kekompakan dari pihak UBMG," tuturnya.

Visi Kampus Diuji dalam Proses Penilaian

Sementara itu, Prof. Burhanudin mengingatkan agar visi "Unggul, Berkarakter dan Mengglobal" tidak berhenti sebagai slogan. Ia meminta seluruh elemen kampus membuktikan visi itu lewat implementasi nyata.

"Visi UBMG, unggul, berkarakter dan mengglobal, harus dipertahankan dengan sebaik mungkin. Salah satunya melalui kegiatan assessment hari ini," ujarnya.

Ia menegaskan kedatangannya bersama tim adalah untuk mengonfirmasi apa yang sudah ditulis dalam dokumen. Setelah pembukaan, tim langsung melanjutkan evaluasi dengan pimpinan universitas, fakultas, dan unit terkait sesuai agenda.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otanaha.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks