Pencarian

15 Tusukan di Sekujur Tubuh Istri di Gorontalo, Wali Kota: Pelaku Harus Diperiksa Kejiwaannya

Jumat, 28 Agustus 2026 • 14:58:02 WIB
15 Tusukan di Sekujur Tubuh Istri di Gorontalo, Wali Kota: Pelaku Harus Diperiksa Kejiwaannya
Wali Kota Gorontalo menjenguk korban penikaman yang menjalani operasi selama tujuh jam di Rumah Sakit Aloei Saboe.

GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, angkat bicara soal kasus penikaman sadis yang menimpa seorang istri di Kota Gorontalo. Pelaku yang tak lain adalah suami korban diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan, sehingga perlu pemeriksaan medis lebih lanjut untuk memastikan kondisinya.

"Sungguh sadis," ujar Adhan usai menjenguk korban di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS), Senin lalu.

Korban Jalani Operasi 7 Jam, Luka Tusuk Hampir Tembus Jantung

Dari keterangan dokter yang menangani, korban harus melewati operasi panjang selama tujuh jam. Dari total 15 luka tusuk yang diderita, beberapa di antaranya berada di titik kritis. Satu tusukan nyaris menembus jantung, sementara bagian usus korban juga ikut terluka.

Kondisi ini menjadikan peristiwa tersebut sebagai kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terparah yang pernah ditangani di Kota Gorontalo. Wali Kota menyebut kejadian ini merupakan peristiwa luar biasa dan pertama kali terjadi di wilayahnya.

Bukan Karena Cekcok, Aksi Sadis Terjadi Saat Suasana Romantis

Hal yang paling mengejutkan dari kasus ini adalah waktu kejadiannya. Penikaman dilakukan bukan di tengah pertengkaran atau perselisihan, melainkan dalam suasana yang tidak lazim untuk tindak kekerasan.

"Pelaku pasti punya gangguan jiwa, karena peristiwa pembacokan itu dilakukan bukan saat cekcok," tegas Adhan.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku mengalami tekanan psikologis atau gangguan mental serius yang memicu tindakan brutal di luar kewajaran.

Wali Kota Minta Pelaku Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Menanggapi kasus ini, Wali Kota Adhan mendorong aparat penegak hukum untuk memeriksa kondisi kesehatan jiwa pelaku secara menyeluruh. Langkah ini dinilai penting untuk mengungkap latar belakang tindakan sadis tersebut dan menentukan proses hukum yang tepat.

Meski demikian, Adhan enggan berspekulasi soal motif di balik penikaman itu. "Soal itu urusan pribadi mereka, tetapi sebagai Wali Kota saya harus melindungi rakyat saya yang sangat membutuhkan bantuan pemerintah," tuturnya.

Imbauan untuk Para Suami: Jangan Pilih Kekerasan

Di sela kunjungannya, Wali Kota menyampaikan imbauan keras kepada seluruh suami di Gorontalo untuk mampu mengendalikan emosi dan tidak menyelesaikan masalah rumah tangga dengan kekerasan.

Ia meminta agar setiap persoalan dalam rumah tangga diselesaikan dengan kepala dingin. Jika memang sudah tidak ada kecocokan, Adhan menyarankan agar pasangan mengembalikan istri atau suaminya dengan cara yang baik-baik kepada keluarganya masing-masing, bukan dengan tindakan brutal.

Pemerintah Kota Gorontalo, lanjut Adhan, akan memastikan korban mendapatkan pendampingan dan pemulihan pasca-operasi. Bantuan medis dan psikologis akan difasilitasi untuk memulihkan kondisi fisik maupun mental korban.

Follow gorontalo24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rgol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks